Curacil

Oleh Admin Kalbe Medical pada January 30, 2018 08:15

Apakah bahan aktif Curacil?
Jawab:
5-fluorouracil (5-FU).

Apa bentuk sediaan Curacil?
Jawab:
Cairan injeksi dalam vial (250 mg/5 mL dan 500 mg/10 mL).

Bagaimana cara kerja Curacil?
Jawab: Menghambat pembelahan sel kanker dengan mengecoh pembentukan DNA baru dan berikatan pada DNA (tempat menyimpan materi genetik).

Untuk kondisi apa Curacil bisa digunakan?
Jawab:
Untuk pengobatan kanker payudara, kolon (usus besar), rektal (bagian dari usus besar sebelum anus), pankreas (organ penghasil hormon dan enzim pencernaan), dan lambung.

Bagaimana dosis dan pemberian Curacil?
Jawab:
Dosis Curacil yang diberikan tergantung pada kondisi pasien (misalnya fungsi sumsum tulang, fungsi hati, fungsi ginjal) dan kombinasi kemoterapi lain yang diberikan. Dosis akan ditentukan oleh dokter.

Pada kondisi apa Curacil tidak boleh digunakan?
Jawab:
Pasien dengan status nutrisi buruk (berat badan menurun drastis).
Penekanan produksi sel-sel darah dalam sumsum tulang.
Infeksi.
Alergi terhadap 5-FU.

Bolehkah ibu hamil dan menyusui menggunakan Curacil?
Jawab:
Curacil tidak boleh digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.

Bolehkah pasien yang memiliki riwayat alergi (selain 5-FU), boleh mendapat Curacil?
Jawab:
Boleh diberikan Curacil, dengan catatan bukan obat capecitabine. Konsultasikan dengan dokter Anda.

Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan selama penggunaan Curacil?
Jawab:
1.Pemeriksaan darah dilakukan sebelum Curacil diberikan, beberapa hari setelahnya, dan secara berkala.
2.Pemeriksaan fungsi jantung dilakukan sebelum Curacil diberikan dan secara berkala.
3.Informasikan obat-obatan penyerta yang mungkin digunakan kepada dokter, misalnya obat-obatan kemoterapi yang bersifat menekan sumsum tulang karena dapat meningkatkan toksisitas 5-FU, leucovorin (asam folat) karena dapat meningkatkan toksisitas 5-FU, allopurinol (obat untuk menurunkan asam urat) karena dilaporkan menurunkan derajat penekanan sumsum tulang, phenytoin (obat untuk epilepsi) karena meningkatkan kadar phenytoin.
4.Pasien dianjurkan untuk menggunakan kontrasepsi atau tidak hamil selama kemoterapi sampai sekitar 6 bulan setelahnya.
5.Setelah menggunakan toilet, dudukan toilet ditutup dan disiram sebanyak 2 kali pada saat diberikan Curacil dan sampai 48 jam setelah kemoterapi pada setiap siklus pemberian. Pasien pria dianjurkan buang air kecil dengan cara duduk dalam periode waktu tersebut.

Pada kondisi seperti apa pasien harus segera menghubungi dokter?
Jawab:
Segera ke dokter jika mengalami demam, lemah, infeksi rongga mulut (karena kemungkinan penurunan jumlah sel darah putih yang terlalu rendah), perdarahan dari organ apapun atau saluran cerna, mual-muntah hebat, diare berat, radang pada mukosa mulut sehingga sulit untuk makan, kemerahan pada seluruh tubuh, dan nyeri dada.
Pasien dan keluarga harus segera menghubungi tenaga medis jika mengalami nyeri, kemerahan, pembengkakan pada lokasi injeksi atau infus macet saat pemberian Curacil di rumah sakit.