Lanzox

Oleh Admin Kalbe Medical pada January 18, 2018 14:54

Apakah bahan aktif Lanzox?
Jawab:
Toksin Botulinum tipe A

Apa bentuk sediaan Lanzox?
Jawab:
Serbuk untuk dilarutkan dalam vial (50 Unit dan 100 Unit).

Bagaimana cara kerja Lanzox?
Jawab:
Toksin Botulinum tipe A bekerja sebagai pelemas otot dengan cara menghambat hantaran saraf ke otot sehingga mengurangi kontraksi otot yang menegang.

Untuk kondisi apa Toksin Botulinum bisa digunakan?
Jawab:
Pengobatan mata juling dan kedipan mata berlebihan akibat kontraksi otot secara tidak sadar yang menimbulkan gerakan berulang, gangguan saraf VII (saraf yang berfungsi untuk membuat ekspresi wajah) pada pasien usia lebih dari atau sama dengan 12 tahun; perbaikan sementara dari kondisi munculnya kerutan dahi sedang hingga berat akibat dari aktivitas otot corrugators dan/atau akitivitas otot procerus pada orang dewasa di bawah usia 65 tahun. Otot corrugators adalah otot yang berfungsi menggerakkan kulit dahi dan alis mata ke arah pangkal hidung dan menciptakan kerut vertikal tepat di atas pangkal hidung. Sedangkan otot procerus adalah otot yang berfungsi menarik turun kulit dahi dan alis mata.

Bagaimana dosis dan pemberian Lanzox?
Jawab:
Injeksi dilakukan secara subkutan (di bawah kulit), intramuskuler (di otot), atau intradermal (persis di kulit) sesuai dosis tempat penyuntikan yang disarankan.

Berapa lama penggunaan Lanzox?
Jawab:
Lanzox tidak boleh diberikan berulang dalam waktu kurang dari 3 bulan. Lanzox kembali disuntikkan pada otot terkait jika efektivitasnya sudah mulai berkurang.  

Pada kondisi apa Lanzox tidak boleh digunakan?

Jawab:
• Jika terdapat alergi (hipersensitif) terhadap toksin botulinum tipe A atau salah satu bahan lain dari obat ini.
• Jika memiliki infeksi di tempat suntikan yang diusulkan;
• Saat dirawat karena inkontinensia urin (kehilangan kemampuan mengontrol buang air kecil) dan memiliki infeksi saluran kemih atau ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih Anda (dan tidak menggunakan kateter urin secara teratur), atau jika memiliki batu kandung kemih;
• Jika dirawat karena inkontinensia urin dan tidak bersedia menggunakan sebuah kateter jika diperlukan

Bolehkah ibu hamil dan menyusui menggunakan Lanzox?
Jawab:
Lanzox tidak boleh digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.

Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum penggunaan Lanzox?
Jawab:
• Jika pernah memiliki masalah menelan atau makanan atau cairan secara tidak sengaja masuk ke paru, terutama jika akan dirawat karena kaku otot, kejang di leher dan bahu;
• Jika berusia di atas 65 tahun dan memiliki penyakit serius lainnya;
• Jika menderita masalah otot lain atau penyakit kronik yang mempengaruhi otot [seperti Miastenia Gravis (penyakit kelemahan otot) atau Sindrom Eaton Lambert (penyakit autoimun yang menyebabkan kelemahan pada saraf autonom sehingga menyebabkan kelemahan otot)]; menderita penyakit tertentu yang mempengaruhi sistem saraf [seperti amyotrophic lateral sclerosis (gangguan otot sehingga menurunkan fungsi otot yang terkena) atau neuropati motorik (gangguan saraf pergerakan)];
• Jika memiliki kelemahan atau penyusutan otot yang signifikan sehingga ada rencana penyuntikan;
• Jika pernah menjalani operasi yang mengubah bentuk otot yang akan disuntikkan;
• Jika memiliki masalah dengan penyuntikan (seperti pingsan);
• Jika mengalami pembengkakan di otot atau area kulit tempat rencana penyuntikan;
• Jika pernah mengalami masalah dengan suntikan toksin botulinum sebelumnya;
• Jika menderita penyakit jantung atau pembuluh darah;
• Jika menderita atau pernah menderita kejang;
• Jika memiliki penyakit mata glaukoma sudut tertutup (tekanan tinggi di bola mata) atau berisiko mengalaminya;
• Jika akan segera melakukan operasi
• Jika mengonsumsi obat pengencer darah.

Apa saja efek samping yang dapat dijumpai dengan penyuntikan Lanzox?

Jawab:
Seperti semua obat-obatan, obat ini juga bisa menimbulkan efek samping, meskipun tidak semua orang akan mengalami efek samping. Secara umum, efek samping terjadi dalam beberapa hari pertama setelah injeksi dan bertahan hanya dalam waktu singkat, tapi bisa juga berlangsung selama beberapa bulan dan lebih lama hingga masuk kasus langka
Seperti yang telah diketahui bahwa untuk prosedur injeksi apapun, rasa sakit/terbakar/menyengat, bengkak dan/atau memar mungkin terkait dengan injeksi yang diberikan.

Segera hubungi dokter jika mengalami beberapa kondisi berikut:
• Jika mengalami kesulitan bernapas, menelan, atau berbicara setelah menerima Lanzox.
• Jika mengalami gatal-gatal, bengkak termasuk pembengkakan wajah atau tenggorok, mengi (napas berbunyi), merasa ingin pingsan, dan sesak napas