Kalnex

Oleh Jane Cherub pada January 08, 2018 15:36

Apakah bahan aktif KALNEX?
Jawab:
Asam Traneksamat (Tranexamic Acid)

Apa saja bentuk sediaan KALNEX?
Jawab:
KALNEX tersedia dalam bentuk kapsul 250 mg, tablet 500 mg, injeksi 50 mg dan 100 mg

Untuk kondisi apa saja KALNEX bisa digunakan?
Jawab:
Asam Traneksamat termasuk kelompok obat yang disebut anti-fibrinolitik. Obat-obatan pada klompok ini digunakan untuk menghentikan atau mengurangi perdarahan yang tidak diinginkan. Ketika anda berdarah, tubuh Anda akan membentuk bekuan untuk menghentikan perdarahan. Pada beberapa orang, pemecahan bekuan ini akan menyebabkan perdarahan yang banyak. Asam Traneksamat menghentikan peluruhan bekuan-bekuan tersebut dan dengan demikian mengurangi perdarahan yang tidak diinginkan.

KALNEX digunakan untuk mencegah atau mengurangi perdarahan dalam jangka waktu singkat pada beberapa kondisi yang berbeda. Anda mungkin diresepkan obat ini untuk salah satu kondisi berikut:
 Setelah operasi prostat (pasca prostatektomi)
 Setelah operasi kandung kemih
 Periode menstruasi berat (menoragia)
 Mimisan (epistaksis)
 Operasi leher rahim (konisasi serviks)
 Perdarahan dalam rongga mata (hifema traumatis)
 Pencabutan gigi pada pasien hemofilia (individu yang memiliki kecenderungan lebih mudah berdarah dibandingkan individu normal)
 Penyakit turunan yang dikenal dengan hereditary angioneurotic oedema disease (HAOD). Dokter Anda akan memberitahu jika Anda memiliki penyakit ini.

Bagaimana dosis KALNEX?
Jawab:
KALNEX®250 mg kapsul :
- Dosis lazim secara oral untuk dewasa : sehari 3 - 4 kali, 1 - 2 kapsul.
KALNEX® 500 mg tablet :
- Dosis lazim secara oral untuk dewasa : sehari 3 - 4 kali, 1 tablet.
KALNEX® 50 mg injeksi :
- Sehari 1 - 2 ampul (5 - 10 mL) disuntikkan secara intravena atau intramuskular, dibagi dalam 1 - 2 dosis. Pada waktu atau setelah operasi, bila diperlukan dapat diberikan sebanyak 2 -10 ampul (10 - 50 mL) dengan cara infus intravena.
KALNEX® 100 mg injeksi :
- 2,5 - 5 mL per hari disuntikkan secara intravena atau intramuskular, dibagi dalam 1 - 2 dosis pada waktu atau sesudah operasi, bila perlu, 5 - 25 mL diberikan dengan cara infus intravena.
Dosis KALNEX® harus disesuaikan dengan keadaan pasien masing-masing sesuai dengan umur atau kondisi klinisnya.

Pada kondisi apa KALNEX tidak boleh digunakan? Dan kondisi-kondisi apa saja yang perlu mendapat perhatian khusus jika ingin menggunakan KALNEX?
Jawab:
Jangan menggunakan KALNEX jika Anda:
- Alergi terhadap zat aktif atau salah satu komponen obat ini.
- Memiliki gangguan fungsi ginjal berat
- Memiliki penyakit atau riwayat pembekuan darah dalam pembuluh darah Anda (trombosis)
- Mengalami disseminated intravascular coagulation (DIC), sebuah penyakit dimana darah Anda mulai mengalami pembekuan di seluruh tubuh
Jika Anda memiliki salah satu kondisi di atas, beritahukan pada Dokter atau apoteker Anda.

Konsultasikan dahulu dengan Dokter Anda sebelum menggunakan KALNEX jika:
 Terdapat darah pada urin Anda
 Anda pernah mengalami perdarahan yang sulit dikendalikan
 Anda sedang menggunakan obat-obatan untuk mengobati hereditary angioneurotic oedema disease (HAOD) setiap hari dalam jangka waktu panjang. Jika demikian, Anda akan memerlukan pemeriksaan mata dan tes darah rutin untuk mengecek apakah hati Anda bekerja dengan normal
 Anda seorang wanita dengan siklus menstruasi tidak teratur
 Seseorang di keluarga Anda menderita pembekuan darah pada pembuluh darah mereka
 Anda memiliki penyakit ginjal
 Anda sedang menggunakan kontrasepsi oral (pil KB)
Jika Anda memiliki salah satu kondisi di atas, beritahukan pada Dokter atau apoteker Anda.

Beritahukan pada Dokter Anda jika Anda menggunakan salah satu obat berikut:
Obat-obatan penbgencer darah (fibrinolitik) seperti streptokinase, karena KALNEX dapat menyebabkan obat ini tidak bekerja
Obat-obatan lain, termasuk obat-obat yang Anda dapatkan tanpa resep.

Bolehkah Ibu hamil dan menyusui menggunakan KALNEX ?
Jawab:
Jika Anda sedang hamil, sedang berusaha hamil atau sedang menyusui, konsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter atau apoteker Anda sebelum menggunakan KALNEX.

Apa yang harus dilakukan apabila lupa menggunakan KALNEX ?
Jawab:
Apabila lupa menggunakan KALNEX, jangan menggunakan KALNEX dosis ganda untuk menggantikan dosis yang terlewat. Gunakan dosis berikutnya sesuai rencana. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih Kanjut mengenai penggunaan obat ini, Anda dapat menanyakan pada Dokter atau apoteker Anda.

Apa yang harus dilakukan apabila menggunakan KALNEX lebih banyak dari yang seharusnya?
Jawab:
Jika Anda tanpa disengaja menggunakan KALNEX berlebihan, segera beritahukan kepada Dokter Anda atau pergi ke rumah sakit terdekat. Penggunaan KALNEX berlebihan dapat menyebabkan Anda merasa sakit, pusing atau rasa melayang saat berdiri.