Valpi

Oleh Lupita Wijaya pada July 25, 2017 09:46

Apakah zat aktif dari Valpi?
Jawab:
Asam valproat.

Valpi disajikan dalam sediaan apa?
Jawab:
sirup 60 mL dimana setiap 5 mL mengandung 250 mg asam valproat.

Bagaimana mekanisme kerja asam valproat?
Jawab:
menghambat hantaran listrik saraf yang berlebihan.

Asam valproat dapat digunakan untuk jenis epilepsi apa saja?
Jawab:
semua jenis epilepsi.

Bagaimana pemberian dosis asam valproat?
Jawab:
Dosis awal yang direkomendasikan adalah 15 mg/kgBB/hari.
Dosis dapat ditingkatkan sebesar 5-10 mg/kgBB/hari setelah interval satu minggu.
Dosis maksimum yang dianjurkan adalah 60 mg/kgBB/hari.

Pasien apa saja yang tidak boleh diberikan asam valproat?
Jawab:
Pasien dengan penyakit hati atau gangguan fungsi hati yang bermakna, gangguan siklus urea, hipersensitif terhadap asam valproat.

Apa efek samping yang sering terjadi pada penggunaan asam valproat? Bagaimana cara mencegahnya?
Jawab:
Sakit kepala, mual, muntah, nyeri perut. Hal tersebut dapat dicegah dengan pemberian obat bersamaan dengan makanan untuk mengurangi iritasi lambung.

Bagaimana dapat mengetahui adanya gangguan fungsi hati yang bermakna ? bila terjadi, apa yang harus dilakukan?
Jawab:
Kenali tanda dan gejalanya seperti lemas, mengantuk, bengkak di wajah, tidak nafsu makan dan muntah.
Bila terjadi hal-hal seperti itu, segera konsultasikan dengan dokter yang bersangkutan untuk dilakukan pemeriksaan fungsi hati dan kemungkinan untuk penghentian Valproat sementara.

Apakah tanda-tanda overdosis Valproat ? Bagaimana cara untuk mengatasi overdosis ?
Jawab:
Tanda-tanda overdosis Valproat adalah penurunan kesadaran, denyut jantung tidak teratur kadang hilang, koma dalam.
Cara untuk mengatasi overdosis Valproat adalah dengan cuci darah setelah berkonsultasi dengan dokter yang bersangkutan.

Pada kondisi seperti apa pasien harus segera menghubungi dokter?
Jawab:
Segera hubungi dokter bila terjadi penurunan kesadaran yang mengarah ke koma seperti saat coba dibangunkan, pasien bangun namun tidak sadar penuh lalu kembali tidur.

Bolehkah berhenti mengkonsumsi Valpi bila sudah tidak kejang?
Jawab:
boleh bila bebas kejang 2 tahun dan gambaran aliran listrik saraf normal, namun sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang bersangkutan.