Divalpi

Oleh Lupita Wijaya pada July 25, 2017 08:51

Apakah zat aktif dari Divalpi?
Jawab:
Divalproex sodium yang setara dengan 250 mg asam valproat

Bagaimana mekanisme kerja Divalproex sodium?
Jawab:
menghambat hantaran listrik saraf yang berlebihan

Divalproex sodium efektif untuk jenis epilepsi apa saja?
Jawab:
semua jenis epilepsi

Bagaimana pemberian dosis Divalproex sodium?
Jawab:
Dosis awal yang dianjurkan adalah 10-15 mg/kgBB/hari.
Dosis dapat ditingkatkan sebesar 5-10 mg/kgBB/minggu, hingga maksimal 60 mg/kgBB/hari.

Apakah perlu penyesuaian dosis Divalproex Sodium dari awal apabila sebelumnya pasien tersebut menggunakan asam valproat?
Jawab:
Divalproex Sodium sebaiknya diawali dengan dosis harian dan jadwal pemberian yang sama. Setelah pasien stabil dengan pemberian Divalproex Sodium, pemberian dosis obat dua hingga tiga kali sehari dapat dipilih untuk pasien ini.

Mengapa pemberian Divalproex Sodium pada pasien lanjut usia, dosisnya harus dikurangi?
Jawab:
Adanya penurunan bersihan atau sistem pengeluaran obat dari tubuh yang dapat membuat kadar Divalproex Sodium dalam darah terus tinggi sehingga dapat memicu terjadinya penurunan kesadaran (apalagi sensitivitas terhadap hal tersebut meningkat pada lanjut usia).

Apa yang harus dilakukan apabila suatu waktu lupa minum Divalproex Sodium?
Jawab:
Sebaiknya dikonsumsi sesegera mungkin dan tidak mengkonsumsi ganda (dosis yang lupa minum itu digabung dengan dosis berikutnya) di waktu berikutnya.

Pasien apa saja yang tidak boleh mengkonsumsi Divalproex sodium?
Jawab:
Pasien dengan penyakit hati atau gangguan fungsi hati yang bermakna, gangguan siklus urea, hipersensitif terhadap Divalproex sodium

Apa efek samping yang paling sering terjadi? Bagaimana cara mencegahnya?
Jawab:
Sakit kepala, mual, muntah, nyeri perut. Hal ini dapat dicegah dengan pemberian obat bersamaan dengan makanan untuk mencegah iritasi lambung namun bentuk kaplet obat ini sudah membantu mengurangi efek samping tersebut.

Bagaimana dapat mengetahui adanya gangguan fungsi hati yang bermakna ? bila terjadi, apa yang harus dilakukan?
Jawab:
Kenali tanda dan gejalanya seperti lemas, mengantuk, bengkak di wajah, tidak nafsu makan dan muntah.
Bila terjadi hal-hal seperti itu, segera konsultasikan dengan dokter yang bersangkutan untuk dilakukan pemeriksaan fungsi hati dan kemungkinan untuk penghentian Divalproex Sodium sementara.

Apakah tanda-tanda overdosis Divalproex Sodium ? Bagaimana cara untuk mengatasi overdosis ?
Jawab:
Tanda-tanda overdosis Valproat adalah penurunan kesadaran, denyut jantung tidak teratur kadang hilang, koma dalam.
Cara untuk mengatasi overdosis Valproat adalah dengan cuci darah setelah berkonsultasi dengan dokter yang bersangkutan.

Pada kondisi seperti apa pasien harus segera menghubungi dokter?
Jawab:
Segera hubungi dokter bila terjadi penurunan kesadaran yang mengarah ke koma seperti saat coba dibangunkan, pasien bangun namun tidak sadar penuh lalu kembali tidur.

Bolehkah menghentikan penggunaan Divalproex sodium setelah tidak kejang lagi?
Jawab:
Boleh bila bebas kejang 2 tahun dengan gambaran rekaman listrik saraf normal, namun sebaiknya konsultasikan ke dokter yang bersangkutan terlebih dahulu