Primazole Forte

Oleh admin kalbemed pada August 22, 2013 06:00

PRIMAZOLE FORTE


Komposisi:

- Trimethoprim 160 mg – Sulfamethoxazole 800 mg

- Trimethoprim 40 mg – Sulfamethoxazole 200 mg / 5  mL


Bentuk Sediaan:

Sirup


Farmakologi:

Menghambat pembentukan DNA dan protein bakteri


Indikasi:

·    Infeksi traktus urinarius seperti pielonefritis, pyelitis, prostatitis akut dan kronis yang disebabkan oleh kuman yang sensitif, seperti E. Coli, Klebsiella, Enterobacter, dan Proteus mirabilis.

·    Infeksi traktus gastrointestinal, terutama yang disebabkan oleh kuman Salmonella dan Shigella seperti tifoid, paratifoid dan disentri basiler.


Dosis:
        
·  Sirup:  Anak 6 – 12 tahun: 10 mL sirup 2 kali sehari
               
Anak 6 bulan – 6 tahun: 5 mL sirup 2 kali sehari
                
Anak 2 – 6 bulan: 2,5 mL sirup 2 kali sehari 
·   Untuk infeksi serius, dosis anak dapat ditingkatkan sampai dengan 50%
·   Pada infeksi akut, Primazole diberikan setidaknya 5 hari atau sampai bebas gejala selama 2 hari


Kontraindikasi:

- Hipersensitif terhadap Trimethoprim-Sulfamethoxazole

- Ibu hamil dan menyusui

- Anemia megaloblastik


Peringatan dan Perhatian:

- Saat menggunakan obat ini agar minum air yang banyak untuk mencegah kristaluria.

- Penderita dengan kegagalan fungsi ginjal, dosis harus dikurangi dan pemberiannya harus dijarangkan.

- Pada pengobatan jangka panjang dianjurkan pemeriksaan darah yang teratur dan berkala.


Efek Samping:

- Mual, muntah dan ruam kulit.

- Leukopenia, trombositopenia, agranulositosis, anemia aplastik, diskrasia darah.

- Pada penggunaan jangka panjang pernah dilaporkan adanya megaloblastik anemia dan hal ini dapat

   ditolerir dengan pengobatan asam folinat.