Salbron Expectorant

Oleh admin kalbemed pada August 22, 2013 06:00

SALBRON EXPECTORANT


Komposisi:

Salbutamol 2 mg - Guaifenesin 90 mg / 5 mL


Bentuk Sediaan:

Sirup


Farmakologi:

Salbutamol menstimulasi reseptor beta-2-adrenergi sehingga melebarkan bronkus. Guaiafenesin sebagai ekspektoran.


Indikasi:

Kelainan-kelainan yang yang memerlukan pemberian bronkodilator dan mukolitik ekspektoran seperti asma bronkial dan penyakit paruh obstruktif menahun (misal : bronkitis kronik, bronkiektasis dan emfisema).


Dosis:

Dewasa dan anak-anak diatas 12 tahun : 1-2 sendok takar (5 ml), 3-4 kali sehari.

Anak diatas 6 - 12 tahun : 1 sendok takar (5 ml), 3-4 kali sehari.

Anak 2 - 6 tahun : ½-1 sendok takar (5 ml), 3-4 kali sehari


Kontraindikasi:

Hipersensitif terhadap komponen SALBRON Expectorant


Peringatan dan Perhatian:

Pemberian yang tidak perlu selama trimester pertama dan kedua kehamilan tidak dianjurkan.

Hati-hati penggunaan pada penderita tirotoksikosis, penyakit jantung iskemik, hipertensi, gangguan fungsi hati dan penderita lanjut usia .


Efek Samping:

Efek samping yang umum terjadi dengan semua bronkodilator adrenergik beta-2 selektif adalah tremor halus otot rangka dan biasanya di tangan. Efek ini tergantung dosis dan disebabkan efeknya pada reseptor beta-2 otot rangka.