Zeftrix

Oleh admin kalbemed pada August 22, 2013 06:00




ZEFTRIX


Komposisi:

Ceftriaxone


Bentuk Sediaan:

Vial dry powder 1 g


Farmakologi:

Menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga terjadi kebocoran sel bakteri dan bakteri lisis.


Indikasi:

Infeksi saluran napas, infeksi THT, infeksi saluran kemih, sepsis, meningitis, infeksi tulang, sendi dan jaringan lunak, infeksi intra abdominal, infeksi genital (termasuk gonorrhoea), infeksi pada pasien dengan gangguan mekanisme pertahanan tubuh,  dan untuk profilaksis perioperatif.


Dosis:

- Dewasa dan anak > 12 tahun : 1-2 gram satu kali sehari. dosis dapat dinaikkan sampai 4 gram/1 x sehari  
- Bayi sampai 14 hari : sekali sehari 20-50 mg/kg bb tidak boleh lebih dari 50 mg/kgBB.

- Bayi 15 hari-12 tahun : sekali sehari 20-80 mg/kgBB.


Kontraindikasi:

- Hipersensitif terhadap antibiotik cephalosporin

- Neonatus


Peringatan dan Perhatian:

- Sebaiknya tidak digunakan pada wanita hamil (khususnya trimester I).

- Tidak boleh diberikan pada neonatus (terutama prematur) yang mempunyai resiko terjadinya

   ensepalopati bilirubin.


Efek Samping:

- Gastro intestinal : faeces encer/diare, mual, muntah, stomatitis dan glositis.

- Reaksi kulit : pruritus, urtikaria, dermatitis allergika, udema, eksantem, eritema multiforma.

- Hematologi : eosinofilia, hematema/perdarahan, trombositopenia, leukopenia, granulositopenia dan

   anemia hemolitik.