Glimetic

Oleh Admin Kalbe Medical pada August 22, 2013 06:00

GLIMETIC


Komposisi:

Glimepiride 2 mg.


Bentuk Sediaan:

Tablet.


Farmakologi:

Glimetic bekerja dengan meningkatkan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan meningkatkan sensitivitas insulin di perifer.


Indikasi:

DM tipe 2 (NIDDM) yang kadar gula darahnya tidak terkontrol dengan diit dan aktivitas fisik.


Dosis:

Dosis awal  biasanya adalah 1 mg sekali sehari. Bila perlu, dosis harian dapat ditingkatkan dengan interval 1-2 minggu.


Kontraindikasi:

Hipersensitif terhadap glimepiride, ketoasidosis diabetes dengan atau tanpa koma, wanita hamil atau wanita menyusui.


Peringatan dan Perhatian:

Penggunaan pada anak-anak : keamanan dan efektivitasnya belumdiketahui.

Kewaspadaan dan reaksi dapat terganggu karena hipo atau hiperglikemia, terutama saat memulai atau setelah perubahan pengobatan atau saat glimepiride tidak diminum secara teratur.


Efek Samping:

Gangguan saluran cerna seperti mual, muntah, diare.


Klik di sini, untuk membaca News terkait produk


Frequently Asked Questions

FARMAKOLOGI
Bagaimana mekanisme kerja dari GLIMETIC?
Berapa lama efek terapi GLIMETIC?

INDIKASI/KEGUNAAN
GLIMETIC bisa digunakan untuk kasus apa saja?

EFIKASI
Bagaimana efektivitas GLIMETIC dibandingkan dengan generasi sulphonylurea sebelumnya?

CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN
Bagaimana cara pemberian GLIMETIC?
Berapa dosis maksimal GLIMETIC?
GLIMETIC diminum sebelum atau setelah makan?
GLIMETIC sebaiknya diminum pagi atau malam hari?
Apakah GLIMETIC bisa dikombinasikan dengan obat lain?
Hingga berapa lama GLIMETIC aman diberikan ?

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN
Apakah GLIMETIC bisa diberikan pada anak-anak?
Bagaimana penggunaan GLIMETIC pada pasien usia lanjut?
Apakah GLIMETIC boleh diberikan pada ibu hamil?
Apakah GLIMETIC boleh diberikan pada ibu menyusui?
Bagaimana penggunaan GLIMETIC pada pasien dengan gangguan fungsi hati?
Bagaimana penggunaan GLIMETIC pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

INTERAKSI OBAT
Bagaimana interaksi obat dari GLIMETIC?

EFEK SAMPING
Apa saja efek samping GLIMETIC yang sering dilaporkan?

PENYIMPANAN
Bagaimana penyimpanan GLIMETIC?

_______________________________________________________________________


FARMAKOLOGI

Bagaimana mekanisme kerja dari GLIMETIC?
Jawab: Glimepiride adalah obat penurun kadar glukosa darah oral dari golongan sulfonylurea.Mekanisme kerja glimepiride dalam menurunkan kadar glukosa darah tergantung pada rangsangan pelepasan insulin oleh sistem fungsional sel beta pankreas. Glimepiride efektif sebagai terapi awal.


Berapa lama efek terapi GLIMETIC?
Jawab: Pengobatan dengan GLIMETIC biasanya merupakan pengobatan jangka panjang.

_________________________________________________________________________________

INDIKASI/KEGUNAAN

GLIMETIC bisa digunakan untuk kasus apa saja?
Jawab: Diindikasikan untuk diabetes mellitus tidak tergantung insulin (tipe II), yang kadar gula darahnya tidak bisa terkontrol secara adekuat hanya dengan diet yang cukup, olahraga dan penurunan berat badan.

_________________________________________________________________________________

EFIKASI

Bagaimana efektivitas GLIMETIC dibandingkan dengan generasi sulphonylurea sebelumnya?
Jawab: Risiko hipoglikemianya lebih rendah, Kerja Glimepiride tidak berpengaruh pada  KATP  channel jantung sehingga Glimepiride tidak mengganggu efek kardioprotektif endogen.

_________________________________________________________________________________

CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN

Bagaimana cara pemberian GLIMETIC?
Jawab: Pada prinsipnya, dosis GLIMETIC ditentukan oleh kadar gula darah yang diinginkan. Dosis GLIMETIC dimulai dari dosis terendah yang cukup untuk mencapai kontrol metabolik yang diinginkan. Pengobatan dengan GLIMETIC harus diawali dan dimonitor oleh dokter. GLIMETIC harus dimakan pada saat yang tepat dan sesuai dengan dosis yang telah diresepkan. Bila terjadi kesalahan, seperti lupa minum obat, tidak boleh dikoreksi dengan menaikkan dosis. Tindakan untuk mengatasi kesalahan seperti itu (khususnya lupa minum obat atau lupa makan) atau pada situasi dimana obat tidak bisa diminum pada saatnya, perlu didiskusikan dan disetujui oleh dokter dan pasien sebelumnya. Dokter harus memberitahukan segera bila dosis yang diberikan terlalu tinggi atau dosis obat yang diberikan berlebih.


Berapa dosis maksimal GLIMETIC?
Jawab: 8 mg per hari.


GLIMETIC diminum sebelum atau setelah makan?
Jawab: Absorpsi tidak dipengaruhi makan jadi bisa diminum setelah makan.


GLIMETIC sebaiknya diminum pagi atau malam hari?
Jawab: Sebaiknya diminum pada pagi hari.


Apakah GLIMETIC bisa dikombinasikan dengan obat lain?
Jawab: Dapat dikombinasi dengan metformin, obat golongan TZD, DPP-IV inhibitor.


Hingga berapa lama GLIMETIC aman diberikan ?
Jawab: Pengobatan dengan GLIMETIC biasanya merupakan pengobatan
jangka panjang. Perubahan dari obat antidiabetes lain ke Glimepiride : tidak ada hubungan dosis antara
glimepiride dan obat penurun gula darah oral lain. Dosis awal glimepiride pada penggantian dengan obat lain dengan glimepiride adalah 1 mg; hal ini berlaku bahkan pada perubahan dosis maksimum obat penurun gula darah lain. Setiap peningkatan dosis glimepiride harus sesuai dengan petunjuk di atas (lihat bagian dosis awal dan dosis titrasi). Pertimbangkan potensi dan lama kerja obat penurun gula darah sebelumnya. Penting dilakukan penghentian pengobatan untuk menghindari efek aditif yang dapat meningkatkan resiko hipoglikemia. Efektivitas jangka panjang dimonitor dengan pemeriksaan kadar Hb- A1c, misalnya setiap 3 – 6 bulan. Pemberian glimepiride jangka pendek mungkin cukup selama periode tak terkontrol pada pasien yang biasanya terkontrol baik dengan diet dan olah raga.

_________________________________________________________________________________

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN

Apakah GLIMETIC bisa diberikan pada anak-anak?

Jawab: Tidak bisa diberikan pada anak-anak.


Bagaimana penggunaan GLIMETIC pada pasien usia lanjut?
Jawab: Bisa diberikan namun harus diperhatikan secara ketat tanda-tanda hipoglikemia pada pasien jika terjadi hipoglikemia di kemudian hari. Faktor yang mendukung terjadinya hipoglikemia
antara lain :
- pasien kurang kooperatif (terutama pasien usia lanjut);
- kurang gizi, jadwal makan yang tak teratur atau selama puasa;
- ketidakseimbangan aktivitas fisik dan asupan karbohidrat;
- pengaruh diet;
- konsumsi alkohol, terutama jika pasien tidak makan;
- penurunan fungsi ginjal;
- penurunan fungsi hati berat;
- overdosis glimepiride;
- kelainan sistem endokrin yang mempengaruhi metabolisme karbohidrat atau
pengaturan hipoglikemia (seperti kelainan fungsi tiroid dan pada hipofise anterior
atau insufisiensi adrenokortikal);
- pemberian bersama obat tertentu lainnya


Apakah GLIMETIC boleh diberikan pada ibu hamil?
Jawab: Wanita hamil atau wanita menyusui sebab glimepiride dapat membahayakan bayi. Sebaiknya diganti dengan insulin.


Apakah GLIMETIC boleh diberikan pada ibu menyusui?
Jawab: Wanita hamil atau wanita menyusui sebab glimepiride dapat membahayakan bayi. Sebaiknya diganti dengan insulin.


Bagaimana penggunaan GLIMETIC pada pasien dengan gangguan fungsi hati?

Jawab: Hati-hati diberikan pada pasien dengan gangguan fungsi hati berat, karena metabolisme glimepiride dilakukan di hati.


Bagaimana penggunaan GLIMETIC pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?
Jawab: Hati-hati diberikan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal, karena 60 persen ekskresi glimepiride dilakukan di ginjal.
_________________________________________________________________________________

INTERAKSI OBAT


Bagaimana interaksi obat dari GLIMETIC?
Jawab: Efek hipoglikemia >> : Insulin / OHO lain, ACE inhibitor, Chloramphenicol, MAO inhibitor, Fibrate
Efek obat menurun :Corticosteroids, Diuretik, Rifampicin, Estrogen & Progesteron
Potensiasi / efek obat menurun Antagonis H2 receptor
_________________________________________________________________________________

EFEK SAMPING

Apa saja efek samping GLIMETIC yang sering dilaporkan?
Jawab: 1. Pernah dilaporkan terjadinya muntah, nyeri pada saluran pencernaan dan diare. Pada kasus-kasus tertentu, dapat terjadi peningkatan kadar enzim hati. Pada suatu hal yang spesifik, penggunaan sulfonylurea dilaporkan dapat menyebabkan kerusakan fungsi hati (misalnya dengan kolestasis dan jaundice), termasuk hepatitis yang dapat menimbulkan kerusakan hati.
2. Reaksi alergi pada kulit, misalnya pruritus, erythema, urtikaria dan erupsi makulopapular atau morbiliform ditemukan kurang dari 1% dari pasien yang diobati dengan sulfonylurea. Penggunaan obat-obat sulfonylurea dilaporkan juga menimbulkan porphyria cutane tarda, reaksi fotosensitivitas dan vasculitis alergi.
3. Lekopenia, agranulositosis, thrombositopenia, anemia hemolitik, anemia aplastik, dan pansitopenia juga dilaporkan.
4. Kasus hyponatremia dilaporkan pada penggunaan glimepiride dan obat-obat golongan sufonylurea lainnya, lebih sering terjadi pada pasien yang sedang menjalani pengobatan lainnya atau memiliki kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan hyponatremia atau peningkatan hormon antidiuretik.
5. Gangguan akomodasi dan/atau pandangan kabur mungkin ditemukan pada penggunaan glimepiride. Hal ini diperkirakan karena perubahan kadar glukosa darah dan mungkin akan semakin parah ketika terapi dimulai.

_________________________________________________________________________________

PENYIMPANAN

Bagaimana penyimpanan GLIMETIC?
Jawab: Simpan pada suhu kamar (di bawah suhu 30°C). Lindungi dari cahaya.