Forten

Oleh Admin Kalbe Medical pada August 22, 2013 06:00

FORTEN


Komposisi:

Captopril 12,5 , 25 dan 50 mg


Bentuk Sediaan:

Tablet.


Farmakologi:

Captopril merupakan penghambat yang kompetitif terhadap enzim pengubah angiotensin-I menjadi angiotensin-II / angiotensin converting enzyme (ACE). Captopril mencegah terjadinya perubahan dari angiotensin-I menjadi angiotensin II, salah satu senyawa yang dapat menaikkan tekanan darah.


Indikasi:

Pengobatan hipertensi ringan sampai sedang. Pada hipertensi berat digunakan bila terapi standar tidak efektif atau tidak dapat digunakan.

Pengobatan gagal jantung kongesti, digunakan bersama dengan diuretik dan bila mungkin dengan digitalis.


Dosis:

Hipertensi ringan sampai sedang.

Dosis awal 12,5 mg, 2 kali sehari. Dosis pemeliharaan 25 mg, 2 kali sehari, yang dapat ditingkatkan selang 2 – 4 minggu. Dosis maksimum 50 mg 2 kali sehari.

Hipertensi berat.

Dosis awal 12,5 mg, 2 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan bertahap menjadi maksimum 50 mg , 3 kali sehari.  Dosis captopril jangan melebihi 150 mg sehari.

Gagal jantung.

 Dosis awal 6,25 mg atau 12,5 mg dapat meminimkan efek hipotensif sementara. Dosis pemeliharaan 25 mg, 2 – 3 kali sehari, dapat ditingkatkan bertahap dengan selang paling sedikit 2 minggu. Dosis maksimum 150 mg sehari.     


Kontraindikasi:

Penderita yang hipersensitif terhadap captopril atau penghambat ACE lainnya

Wanita hamil atau yang berpotensi hamil, wanita menyusui.

Gagal ginjal, stenosis aorta.


Peringatan dan Perhatian:

Pada penderita yang mengalami tanda-tanda infeksi akut (demam, faringitis), pemberian captopril harus dihentikan karena merupakan petunjuk adanya neutropenia. Dapat terjadi sindroma nefrotik serta glomerulopati membran pada penderita dengan hipertensi berat. Karena proteinuria umumnya terjadi pada waktu 8 bulan pengobatan, maka penderita sebaiknya melakukan pemeriksaan protein urin sebelum dan setiap bulan selama 8 bulan pertama pengobatan.  Pemberian pada anak-anak masih belum diketahui keamanan dan efektivitasnya.Apabila pada pemakaian obat ini ternyata wanita itu hamil, maka pemberian obat harus dihentikan dengan segera


Efek Samping:

• Proteinuria, peningkatan ureum darah dan kreatinin.

• Idiosinkratik, rashes, terutama pruritus.

• Neutropenia, anemia, trombositopenia.

• Hipotensi, batuk

 

Related Articles

Angioten   ANGIOTEN Komposisi: Losartan. Bentuk Sediaan: Tablet 50 mg. Farmakologi: Kompetitif dan selektif terhadap reseptor AT1 sehin...
Betablok BETABLOK Komposisi: Atenolol  50 dan 100 mg. Bentuk Sediaan: Tablet. Farmakologi: Merupakan penghambat reseptor β-1 adrene...
Beta-One Beta-One Komposisi: Bisoprolol fumarate   Bentuk Sediaan: Tablet 2,5 mg dan 5 mg   Farmakologi: Menghambat aktivasi reseptor&nbs...
Captensin CAPTENSIN Komposisi: Captopril. Bentuk Sediaan: Tablet 12,5 mg dan 25 mg. Farmakologi: Menghambat Angiotensin Converting Enzyme pada sis...
Car-Q100 CAR-Q100 Komposisi: Carnitine, Coenzyme Q10. Bentuk Sediaan: Kaplet salut selaput Carnitine 500 mg, coenzyme Q10 100 mg Farmakologi: ...