Pionix M

Oleh Admin Kalbe Medical pada August 12, 2013 06:00

PIONIX M


Komposisi:

Pioglitazone hydrocloride dan Metformin hydrocloride.


Bentuk Sediaan:

Tablet Pionix M 15/500 mg dan 15/850 mg.


Farmakologi:

Pionix M, merupakan kombinasi dua dengan mekanisme kerja yang berbeda dengan tujuan meningkatkan kontrol gula darah secara sinergis, pioglitazone merupakan golongan thiazolidinedione dan metformin merupakan golongan biguanide.  Pioglitazone bekerja terutama meningkatkan sensitivitas insulin sehingga meningkatkan ambilan glukosa pada jaringan perifer sedangkan metformin bekerja utama menurunkan produksi glukosa di hati.

Dalam uji bioekuivalensi, AUC dan Cmax Pionix M menyerupai dengan pemberian dosis tunggal pioglitazone dan metformin. Pemberian Pionix M dengan makanan tidak terjadi perubahan AUC pada pioglitazone dan metformin, tetapi Cmax metformin  menurun 28 % dan Tmax metformin menurun 0,8 jam dan Tmax pioglitazone menurun 1,9 jam.


Indikasi:

PIONIX M diindikasikan sebagai terapi penunjang tambahan pada pengaturan makanan dan latihan fisik untuk memperbaiki kontrol glukosa pada pasien DM tipe 2 yang kadar gula darahnya tidak terkontrol dengan adekuat dengan metformin HCl monoterapi atau pioglitazone monoterapi, atau bagi yang telah mendapatkan terapi kombinasi pioglitazone dan metformin HCl, dalam tablet terpisah.


Dosis:

Dosis awal PIONIX M harus disesuaikan berdasarkan dosis pioglitazone dan/atau metformin yang sedang diterima pasien. Dosis awal untuk pasien yang tidak terkontrol secara memadai dengan terapi metformin atau pioglitazone monoterapi. Pemberian PIONIX M dapat dimulai dengan kekuatan dosis 15 mg/500 mg atau 15 mg/850 mg, sekali atau dua kali sehari, dan dititrasi secara bertahap setelah menilai respon terapeutik yang memadai. Dosis awal untuk pasien yang beralih dari terapi kombinasi pioglitazone plus metformin sebagai tablet terpisah. Pemberian PIONIX M dapat dimulai dengan tablet 15mg/500mg atau 15 mg/850 mg berdasarkan dosis pioglitazone dan metformin yang sedang diterima pasien. Dosis harian maksimum yang direkomendasikan adalah 2.550 mg pada pasien dewasa atau 3 tablet (15/850 mg).


Kontraindikasi:

Hipersensitif terhadap salah satu bahan aktif. Penyakit akut atau kronik yang dapat menyebabkan hipoksia jaringan seperti gagal jantung atau gagal pernapasan, infark miokard yang baru terjadi, syok; Gangguan pada hati; Intoksikasi alkohol akut, alkoholisme; Ketoasidosis diabetikum atau pra-koma diabetikum; Gagal ginjal atau disfungsi ginjal (bersihan kreatinin <60 mL/menit); Kondisi-kondisi akut yang dapat mengganggu fungsi ginjal seperti : Dehidrasi, Infeksi berat, Syok, Pemberian zat kontras iodinasi intravena Kehamilan dan laktasi.


Peringatan dan Perhatian:

Hati-hati risiko hipoglikemia terapi pioglitazone dengan kombinasi insulin atau obat hipoglikemia lainnya (misal sulfonylurea); pasien dengan gagal jantung NYHA (New York Heart Association) kelas III dan IV belum pernah diteliti dalam penelitian menggunakan pioglitazone; Pioglitazone dapat menyebabkan retensi cairan yang dapat menyebabkan atau memperburuk gagal jantung; peningkatan berat badan telah dilaporkan pada pasien yang diberikan pioglitazone monoterapi atau kombinasi dengan obat hipoglikemia lainnya; terapi dengan pioglitazone dapat menyebabkan ovulasi pada beberapa wanita premenopause yang anovulasi.


Efek Samping:

Diare, mual, edema, sakit kepala, pusing, peningkatan berat badan, anemia, infeksi saluran nafas dan saluran kemih.

Klik di sini, untuk membaca News terkait produk


Frequently Asked Questions

FARMAKOLOGI
Bagaimana mekanisme kerja dari PIONIX M?

INDIKASI/KEGUNAAN
PIONIX M bisa digunakan untuk kasus apa saja?

CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN
Bagaimana cara pemberian PIONIX M?
Berapa dosis maksimal PIONIX M?

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN
Apakah PIONIX M bisa diberikan pada anak-anak?
Bagaimana penggunaan PIONIX M pada pasien usia lanjut?
Apakah PIONIX M boleh diberikan pada ibu hamil?
Apakah PIONIX M boleh diberikan pada ibu menyusui?
Bagaimana penggunaan PIONIX M pada pasien dengan gangguan fungsi hati?
Bagaimana penggunaan PIONIX M pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?
Apakah PIONIX M dapat mencetuskan kanker kandung kemih?
Apakah dapat diberikan pada pasien dengan gagal jantung?

INTERAKSI OBAT

Bagaimana interaksi obat dari PIONIX M?

EFEK SAMPING
Apa saja efek samping PIONIX M yang sering dilaporkan?

PENYIMPANAN

Bagaimana penyimpanan PIONIX M?

_______________________________________________________________________


FARMAKOLOGI


Bagaimana mekanisme kerja dari PIONIX M?
Jawab:
Pioglitazone HCl bekerja menurunkan resistensi insulin. Pioglitazone mengaktifkan specific nuclear receptor (peroxisome proliferator activated receptor gamma), yang akan meningkatkan sensitivitas insulin di hati, jaringan lemak dan sel-sel otot skeletal binatang percobaan; menurunkan produksi glukosa hati dan meningkatkan penggunaan glukosa
perifer.
Metformin adalah zat antihiperglikemik yang memperbaiki toleransi glukosa pada pasien diabetestipe 2, dan menurunkan kadar glukosa plasma, baik basal maupun postprandial. Metformin menurunkan produksi glukosa hati, menurunkan absorpsi glukosa usus, dan
memperbaiki sensitivitas insulin dengan cara meningkatkan ambilan dan penggunaan glukosa di jaringan perifer. Tidak seperti Sulfonylurea, Metformin tidak menimbulkan hipoglikemia pada pasien baik dengan diabetes tipe 2 maupun pada subyek normal serta tidak menyebabkan hiperinsulinemia.
_________________________________________________________________________________

INDIKASI/KEGUNAAN


PIONIX M bisa digunakan untuk kasus apa saja?
Jawab:
Diindikasikan sebagai terapi penunjang tambahan pada pengaturan makanan dan latihan fisik untuk memperbaiki kontrol glukosa pada pasien diabetes tipe 2 yang kadar gula darahnya tidak terkontrol dengan adekuat dengan Metformin HCl monoterapi atau Pioglitazone.
_________________________________________________________________________________

CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN

Bagaimana cara pemberian PIONIX M?
Jawab:per oral

Berapa dosis maksimal PIONIX M?
Jawab: Tablet PIONIX M yang tersedia adalah sediaan oral 15 mg Pioglitazone plus 500 mg Metformin atau 15 mg Pioglitazone plus 850 mg Metformin. Dosis harian maksimum yang direkomendasikan adalah 2550 mg pada pasien dewasa.
_________________________________________________________________________________

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN

Apakah PIONIX M bisa diberikan pada anak-anak?
Jawab:
Keamanan pemberian pada anak-anak dan remaja tidak diketahui.

Bagaimana penggunaan PIONIX M pada pasien usia lanjut?

Jawab:
Dosis awal dan dosis pemeliharaan hendaknya konservatif pada pasien dengan usia lanjut,
karena kemungkinan menurunnya fungsi ginjal pada populasi ini. Setiap pengaturan dosis
harus dilandaskan pada penilaian yang ketat terhadap fungsi ginjal. Secara umum, pada pasien
usia lanjut, pasien dalam keadaan yang lemah dan pasien dengan gizi buruk tidak boleh
dilakukan titrasi dosis hingga dosis maksimum. Pemantauan terhadap fungsi ginjal perlu
dilakukan untuk mencegah terjadinya asidosis laktat yang berhubungan dengan Metformin,
terutama pada pasien usia lanjut.

Apakah PIONIX M boleh diberikan pada ibu hamil?

Jawab:
Metformin dan Pioglitazone (dalam kombinasi satu tablet) tidak direkomendasikan pemberiannya
pada kehamilan

Apakah PIONIX M boleh diberikan pada ibu menyusui?

Jawab:
PIONIX M dikontraindikasikan bagi ibu menyusui.

Bagaimana penggunaan PIONIX M pada pasien dengan gangguan fungsi hati?
Jawab:
Karena gangguan fungsi hati berhubungan dengan beberapa kasus asidosis laktat, maka
pemberian PIONIX M sebaiknya dihindari pada penderita dengan gejala klinis dan hasil
laboratorium yang memperlihatkan adanya penyakit hati.Terapi dengan PIONIX M sebaiknya tidak diberikan pada pasien-pasien yang kemungkinan
memiliki penyakit hati aktif atau peningkatan kadar transaminase serum (SGPT >2,5 kali batas
atas nilai normal) pada awal terapi.

Bagaimana penggunaan PIONIX M pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

Jawab:
Metformin diekskresi melalui ginjal, sehingga dapat terjadi akumulasi Metformin dan asidosis
laktat, dengan peningkatan risiko asidosis sebanding dengan meningkatnya gangguan fungsi
ginjal. Penderita dengan kadar kreatinin serum di atas batas atas nilai normal yang sesuai
dengan usia mereka, PIONIX M sebaiknya tidak diberikan. Untuk penderita dengan usia lanjut,
pemberian PIONIX M harus diberikan dengan hati-hati dengan terus memantau fungsi ginjal,
karena proses penuaan berhubungan dengan penurunan fungsi ginjal. Pada penderita yang
lebih tua lagi, terutama yang berusia 80 tahun, fungsi ginjal perlu dipantau secara berkala dan
secara umum PIONIX M tidak boleh dititrasi hingga dosis maksimum komponen metformin.
Pada pasien yang diperkirakan memiliki kelainan fungsi ginjal, maka pemantauan fungsi ginjal
harus lebih sering dilakukan secara berkala dan PIONIX M dihentikan jika terdapat gejala
gangguan fungsi ginjal.

Apakah PIONIX M dapat mencetuskan kanker kandung kemih?

Jawab:
Dilarang menggunakan produk dengan kandungan pioglitazone jika memang terbukti mengidap kanker kandung kemih aktif. Pasien harus diedukasi apabila diketahui memiliki riwayat kanker kandung kemih sebelumnya, ataupun gejala yang mengarah ke diagnosa kanker kandunga kemih yaitu adanya darah pada air seni, nyeri saat berkemih, urinary urgency, nyeri pada punggung ataupun perut karena gejala tersebut mengarah pada kanker kandung kemih.

Apakah dapat diberikan pada pasien dengan gagal jantung?
Jawab:
Pasien dengan gagal jantung NYHA (New York Heart Association) kelas III dan IV belum
pernah diteliti dalam penelitian menggunakan Pioglitazone. Pioglitazone tidak direkomendasikan
pemberiannya pada pasien gagal jantung kelas III dan IV NYHA. Pada post marketing surveillance
Pioglitazone telah dilaporkan kasus gagal jantung pada pasien-pasien dengan atau tanpa
riwayat gagal jantung.
_________________________________________________________________________________

INTERAKSI OBAT

Bagaimana interaksi obat dari PIONIX M?
Jawab:
Pioglitazone : Penelitian pada in vivo perihal interaksi antar obat memperlihatkan adanya induksi lemah terhadap sitokrom P450 substrat 3A4.
Metformin : furosemide, nifedipine, obat kationik, Thiazida dan diuretik lain, Kortikosteroid, Phenothiazine, produk tiroid, Estrogen, kontrasepsi oral, Phenytoin, Nicotinic acid, simpatomimetik, obat Ca- Channel Blocker, dan Isoniazid.

_________________________________________________________________________________


EFEK SAMPING

Apa saja efek samping PIONIX M yang sering dilaporkan?
Jawab:
Efek samping yang pernah dilaporkan pada penelitian dengan menggunakan kombinasi
Pioglitazone dengan Metformin adalah diare, mual, edema, sakit kepala, pusing, peningkatan
berat badan, anemia, infeksi saluran nafas dan saluran kemih.
_________________________________________________________________________________

PENYIMPANAN

Bagaimana penyimpanan PIONIX M?
Jawab:
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat C.



 

Related Articles

Diabit DIABIT Komposisi: Metformin 500  mg.   Bentuk Sediaan: Tablet. Farmakologi: Mekanisme utama metformin dalam mengontrol kadar ...
Glidabet GLIDABET Komposisi: Gliclazide 80 mg. Bentuk Sediaan: Tablet. Farmakologi: Mekanisme kerja utama dari gliclazide adalah dengan menin...
Metrix METRIX Komposisi: Glimepiride Bentuk Sediaan: Tablet 1, 2, 3, 4 mg Farmakologi: Kerja intra pankreas, meningkatkan sekresi insulin d...
Nevox XR NEVOX XR Komposisi: Metformin hydrocloride extended released. Bentuk Sediaan: Tablet lepas lambat 500 mg. Farmakologi: Metformin ada...
Pionix PIONIX Komposisi: Pioglitazone hydrochloride. Bentuk Sediaan: Tablet 15 dan 30 mg. Farmakologi: Pioglitazone  bekerja menurunk...