Flucoral

Oleh Admin Kalbe Medical pada July 26, 2013 06:00

FLUCORAL


Komposisi:

Fluconazole


Bentuk Sediaan:

 

Kapsul 50 mg, 150 mg.


Farmakologi:

Fluconazole adalah generasi baru antijamur triazole yang memiliki aktivitas yang poten dan spesifik dalam menghambat sintesa sterol sel jamur. Absorpsi peroral sangat baik, dengan kadar serum (dan bioavailabilitas sistemik) mencapai lebih dari 90%, absorpsi peroral tidak dipengaruhi oleh makanan. Kadar puncak plasma dalam keadaan puasa tercapai dalam 1 hingga 2 jam dengan waktu paruh eliminasi kurang lebih 30 jam. Waktu-paruh fluconazole  yang panjang ini memungkinkan untuk mempertahankan kadar yang memadai dari obat di dalam plasma untuk waktu yang cukup lama sehingga dapat diberikan dosis sekali sehari. Kadar plasma yang dicapai proporsional dengan dosis yang diberikan. 90% kadar steady state  tercapai pada hari ke 4-5 setelah pemberian berulang dosis sekali sehari. Fluconazole dapat berpenetrasi ke dalam jaringan vagina dengan baik dengan kadar yang sama dengan di dalam plasma.


Indikasi:
· Cryptococcosis, termasuk meningitis kriptokokal dan infeksi pada tempat lain. Terapi dapat diberikan pada pasien umum dan pasien AIDS, transplantasi organ, atau gangguan sistem imun lain.
· Kandidiasi sistemik, termasuk kandidemia.
· Kandidiasis mukosa
· Kandidiasis genital yaitu kandidiasis vagina, baik akut atau kambuhan (untuk kemasan oral).


Dosis:
· Untuk meningitis kriptokokal dan infeksi kriptokokal lain, dosis umum adalah 400 mg pada hari pertama, selanjutnya 200 mg-400 mg sekali sehari. Untuk mencegah kekambuhan pada pasien AIDS, setelah satu kuur terapi lengkap, berikan fluconazole 200 mg/hari.
· Untuk kandidemia, umumnya diawali dengan dosis 400 mg di hari pertama, diikuti dengan 200 mg/hari. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 400 mg/hari tergantung keadaan klinis.
· Untuk kandidiasis orofaring, dosis umum adalah 50-100 mg sekali sehari selama 7-14 hari. Pada pasien dengan gangguan imun berat, pemberian dapat diteruskan.  Untuk kandidiasis oral atropik yang berhubungan dengan gigi palsu, dosis umum adalah 50 mg sekali sehari selama 14 hari disertai pemberian antiseptik lokal pada gigi tersebut. Untuk kandidiasis mukosa lain (kecuali kandidiasis genital) seperti esofagitis, infeksi bronkus-paru non-invasif, kandiduria, kandidiasis mukokutan, dosis efektif 50-100 mg sehari selama 14-30 hari. Untuk mencegah kekambuhan kandidiasis orofaring pada pasien AIDS, berikan 150 mg fluconazole satu kali seminggu setelah satu kultur terapi selesai.
· Untuk kandidiasis vagina, fluconazole 150 mg dapat diberikan sebagai dosis tunggal oral.Lama terapi tergantung respon klinis.


Kontraindikasi:

Hipersensitif


Peringatan dan Perhatian:

Meskipun jarang, fluconazole dilaporkan berhubungan dengan kerusakan hati serius bahkan fatal yang terutama terjadi pada penderita penyakit serius. Bila tanda dan gejala penyakit hati yang muncul diduga berhubungan dengan fluconazole, pemberian fluconazole harus dihentikan.


Efek Samping:

Fluconazole umumnya ditoleransi dengan baik. Efek samping yang umum terjadi adalah gangguan saluran cerna, yaitu mual, nyeri perut, diare, dan kembung. Efek samping lain berupa sakit kepala juga dapat terjadi.

 

Related Articles

Bactesyn BACTESYN Komposisi: Ampicillin + Sulbactam.   Bentuk Sediaan: Vial 750 mg dan 1500 mg. Tablet 375 mg.   Farmakologi: Kombin...
Broadced BROADCED Komposisi: Ceftriaxone Bentuk Sediaan: Vial 1 g. Farmakologi: Cephalosporin generasi 3 parenteral. Bekerja menghambat Penicillin ...
Cefazol CEFAZOL Komposisi: Cefazolin. Bentuk Sediaan: Vial 1 g. Farmakologi: Cephalosporin generasi 1 pareteral. Bekerja menghambat Penicill...
Cefizox CEFIZOX Komposisi: Ceftizoxime Bentuk Sediaan: Vial 1 gram Farmakologi: Antibiotik cephalosporin generasi ketiga. Bekerja menghambat sint...
Cefspan CEFSPAN Komposisi: Cefixime Bentuk Sediaan: Kapsul 100 mg, Tablet 200 mg, Dry syrup 100 mg / 5 mL Farmakologi: Cephalosporin ge...