Ferofort

Oleh Admin Kalbe Medical pada July 25, 2013 06:00

FEROFORT


Komposisi:

Ferronyl                                                84,7 mg

Asam askorbat                                    150  mg

Asam folat                                              1  mg

Vitamin B12                                          10   mg

Vitamin B1                                               3  mg

Vitamin B2                                               3  mg

Vitamin B6                                                5  mg

Niasin                                                     30  mg

Calcium pantothenate                             15  mg

ZnSO4. H2O                                             41,2 mg

   (ekivalen dengan elemen Zn)               15    mg

Lysine                                                       50   mg 


Bentuk Sediaan:

Kaplet salut selaput


Farmakologi:

Ferofort merupakan suplemen kombinasi dari preparat besi, vitamin B kompleks, seng dan asam amino esensial lysin.

Besi sangat dibutuhkan dalam pembentukan Hb, asam askorbat berperan dalam sintesis kolagen dan membantu penyerapan zat besi, suplemen vitamin B kompleks berguna dalam keadaan defisiensi, asam folat merupakan koenzim dalam proses metabolik termasuk dalam sintesis nukleotida purin dan pirimidin, tiamin berperan dalam transformasi energi, membran serta konduksi saraf, piridoksin berperan dalam metabolisme asam amino, karbohidrat dan lemak, sianokobalamin penting dalam fungsi normal sel dan mempengaruhi pembentukan mielin, niasin berperan dalam reaksi perpindahan elektron dalam rantai pernapasan. Seng adalah mineral dalam menstimulasi aktivitas enzim sedangkan lysin merupakan asam amino esensial.


Indikasi:

Suplemen pencegahan anemia terutama pada wanita hamil dan menyusui.


Dosis:

1 kaplet sehari, diberikan bersama makanan atau sehabis makan.


Kontraindikasi:

Penderita hemokromatosis primer dan siderosis akibat transfusi

Hipersensitif


Peringatan dan Perhatian:

Tidak untuk pasien anemia hemolitik tanpa defisiensi zat besi. Pemberian jangka panjang dalam dosis tinggi harus dihindari kecuali pada penderita dengan perdarahan terus-menerus, perdarahan haid yang berlebihan atau kehamilan berulang.

Asam askorbat harus hati-hati pada pasien dengan hiperoksaliuria. Zat besi dapat menyebabkan feses berwarna hitam tetapi tidak berbahaya dan hilang bila pemakaian dihentikan.


Efek Samping:

Dapat menimbulkan gangguan saluran pencernaan, terutama rasa mual, nyeri ulu hati, diare atau konstipasi.

 

Related Articles

Cernevit CERNEVIT Komposisi: Retinol palmitate                  ...
Emineton EMINETON Komposisi: Ascorbic acid                  &nb...
Lactamor Komposisi: Ekstrak biji Fenugreek (Trigonella foenum graecum) 600 mg, ekstrak biji daun katuk (Sauropus androgynus) 100 mg, vitamin B12 20 mcg B...
Likurmin LIKURMIN Komposisi: Tiap 5 mL sirup mengandung : - Curcuminoid    2 mg - Lysine HCl   250 mg - Vitamin B1  &nbs...
Osfit DHA OSFIT DHA Komposisi: Kalsium karbonat 500 mg, Tuna Fish Oil 200 mg, vitamin D3 100 IU. Bentuk Sediaan: Kapsul softgel. Indikasi...