Cernevit

Oleh Admin Kalbe Medical pada July 19, 2013 06:00


CERNEVIT


Komposisi:

Retinol palmitate                   3500 IU

Cholecalciferol                        220 IU

Tocopherol                             11,2 IU

Ascorbic acid                          125 mg

Nicotinamide                             46 mg

Pantothenic acid                  17,25  mg

Pyridoxine                              4,53 mg

Riboflavin                               4,14  mg

Thiamin                                  3,51 mg

Folic acid                                 414 mcg

D-biotin                                      69 mcg

Cyanocobalamine                        6 mcg


Bahan- bahan lain

Glycin                                      250 mg

Glycocholic acid                       140 mg

Soybean lecithin                    112,5 mg

Sodium hydroxide             q.s. pH = 5.9


Bentuk Sediaan:

Bubuk steril liofilisasi dalam vial.


Farmakologi:

Vitamin adalah zat-zat organik kompleks yang dibutuhkan dalam jumlah sangat kecil dan pada umumnya tidak dapat dibentuk oleh tubuh. Vitamin termasuk kelompok zat pengatur pertumbuhan dan pemeliharaan kehidupan. Tiap vitamin mempunyai tugas spesifik di dalam tubuh.


Indikasi:

Sebagai multivitamin harian dengan dosis maintenance untuk dewasa dan anak di atas 11 tahun yang menerima nutrisi parenteral. Bisa juga diberikan pada kasus di mana pemberian terapi intravena diperlukan, seperti operasi, luka bakar luas, patah tulang dan trauma lain, penyakit infeksi berat dan koma yang memicu keadaan stres dengan peningkatan kebutuhan metabolik dan nutrisi jaringan berkurang.


Dosis:

Dewasa dan anak-anak di atas 11 tahun dapat diberikan 1 vial per hari.

Mula-mula harus ditambahkan 5 mL aqua pro injeksi ke dalam vial dan dikocok perlahan untuk melarutkan lyophilised powder. Larutan ini kemudian dapat diberikan melalui bolus intravena secara perlahan (10 menit) atau dengan infus dalam pelarut isotonic saline atau larutan glukosa atau larutan campuran nutrisi parenteral.


Kontraindikasi:

Hipervitaminosis, hipersensitivitas


Peringatan dan Perhatian:

Reaksi anafilaktik mungkin bisa terjadi. Reaksi alergi ringan seperti bersin atau asma ringan adalah tanda peringatan bahwa pemberian selanjutnya dapat mengakibatkan syok anafilaktik.
Penggunaan Cernevit belum diteliti pada kehamilan.

Telah diketahui bahwa vitamin diekskresikan dalam air susu ibu sehingga produk ini juga tidak diberikan untuk wanita menyusui.

Cernevit tidak mengandung vitamin K. Jika vitamin ini diperlukan maka harus diberikan secara terpisah.
Cernevit tidak diberikan secara langsung, pemberian intravena tanpa pengenceran dapat mengakibatkan pusing, pingsan, dan kemungkinan iritasi jaringan.

Kebutuhan vitamin harian harus dihitung untuk mencegah over dosis dan efek toksik, terutama vitamin A dan D pada pasien anak. Pada pasien yang akan menerima nutrisi parenteral total dalam jangka waktu lama, kadar vitamin A, C, D dan asam folat dalam darah harus dikontrol.


Efek Samping:

Reaksi alergi dapat terjadi setelah pemberian tiamin dan komponen B kompleks lain secara intravena. Sangat jarang dilaporkan reaksi anafilaktoid pada pemberian tiamin dosis besar IV. Akan tetapi risiko ini dapat diabaikan bila thiamin diberikan bersama dengan kelompok vitamin B yang lain. Dilaporkan reaksi sebagai berikut, walaupun sangat jarang:

• Kulit                                     : Ruam, eritema, gatal

• Sistem saraf pusat               : Sakit kepala, pusing, kekakuan otot, cemas

• Oftalmik                               : Diplopia

• Alergi                                   : Urtikaria, edema periorbital.

Individu yang rentan terhadap nicotinamide dapat mengalami kemerahan, gatal atau rasa terbakar di kulit setelah pemberian infus.



                                                                   Klik di sini, untuk membaca News terkait produk





Frequently Asked Questions

FARMAKOLOGI
Apa saja kandungan dari CERNEVIT?
Mengapa vitamin larut lemak dan vitamin larus air dalam CERNEVIT bisa bercampur menjadi satu sediaan?
Apa manfaat glycin dalam CERNEVIT?
Mengapa CERNEVIT tidak mengandung vitamin K?

INDIKASI/KEGUNAAN
CERNEVIT bisa digunakan untuk kasus apa saja?

CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN
Bagaimana cara pemberian CERNEVIT?
Berapa dosis maksimal CERNEVIT?
CERNEVIT direkonstitusi dengan pelarut apa?
Jika diberikan melalui infus, CERNEVIT dilarutkan dengan pelarut apa saja?
Jika diberikan melalui infus, berapa kecepatan infus CERNEVIT?
Jika diberikan melalui infus, berapa lama CERNEVIT harus habis diinfuskan?
Saat CERNEVIT diinfuskan, apakah botol infus harus dibungkus untuk menghindari sinar matahari?
Apakah CERNEVIT bisa dicampur dengan obat (atau suplemen) lain?
Hingga berapa lama CERNEVIT aman diberikan ?

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN
Apakah CERNEVIT bisa diberikan pada anak-anak?
Bagaimana penggunaan CERNEVIT pada pasien usia lanjut?
Apakah CERNEVIT boleh diberikan pada ibu hamil?
Apakah CERNEVIT boleh diberikan pada ibu menyusui?
Bagaimana penggunaan CERNEVIT pada pasien dengan gangguan fungsi hati?
Bagaimana penggunaan CERNEVIT pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

INTERAKSI OBAT
Bagaimana interaksi obat dari CERNEVIT?

EFEK SAMPING
Apa saja efek samping CERNEVIT yang sering dilaporkan?

PENYIMPANAN
Bagaimana penyimpanan CERNEVIT?
Setelah direkonstitusi, apakah CERNEVIT masih boleh disimpan sebelum diberikan ke pasien?  

BENTUK SEDIAAN

Apa bentuk sediaan CERNEVIT?


_________________________________________________________________________________


FARMAKOLOGI

Apa saja kandungan dari CERNEVIT?
Jawab:
CERNEVIT mengandung 9 jenis vitamin larut air (B1, B2, B3, B5, B6, B7 atau biotin, B9 atau folic acid, B12, C) dan 3 jenis vitamin larut lemak (A, D, E)

Mengapa vitamin larut lemak dan vitamin larus air dalam CERNEVIT bisa bercampur menjadi satu sediaan?
Jawab:
Karena dibuat menggunakan teknologi Mixed Micelle di mana glycocholic acid dan lecithin digunakan sebagai pengemulsi.

Apa manfaat glycin dalam CERNEVIT?
Jawab:
Glycin berfungsi untuk mempercepat reskonstitusi/pelarutan CERNEVIT.

Mengapa CERNEVIT tidak mengandung vitamin K?
Jawab:
Karena agar tidak berinteraksi dengan obat antikoagulan sehingga tetap dapat diberikan kepada pasien yang mendapat terapi antikoagulan. Pada pasien yang memerlukan terapi vitamin K, maka vitamin K dapat diberikan dengan CERNEVIT secara terpisah.

_____________________________________________________________________________________________


INDIKASI/KEGUNAAN

CERNEVIT bisa digunakan untuk kasus apa saja?
Jawab:
CERNEVIT bisa diberikan sebagai multivitamin harian untuk pasien yang mendapat nutrisi parenteral dan sebagai multivitamin pada pasien dengan terapi intravena (pasca-operasi, luka bakar luas, fraktur, infeksi, dll)

___________________________________________________________________________________________


CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN


Bagaimana cara pemberian CERNEVIT?
Jawab:
CERNEVIT diberikan pada dewasa dan anak berusia lebih dari 11 tahun dengan dosis 1 vial per hari.
CERNEVIT bisa diberikan secara bolus intravena dengan perlahan (10 menit) dan secara infus intravena.

Berapa dosis maksimal CERNEVIT?
Jawab:
CERNEVIT cukup diberikan 1 vial per hari.

CERNEVIT direkonstitusi dengan pelarut apa?
Jawab:
Sebelum diberikan, CERNEVIT direkonstitusi/diencerkan terlebih dahulu dengan aqua pro injeksi sebanyak 5 mL.

Jika diberikan melalui infus, CERNEVIT dilarutkan dengan pelarut apa saja?
Jawab:
CERNEVIT direkonstitusi terlebih dahulu dengan aqua pro injeksi sebanyak 5 mL, kemudian dicampur ke dalam larutan infus, seperti NaCl 0,9%, Dextrose 5%, dan nutrisi parenteral seperti larutan campuran karbohidrat, asam amino dan lemak, yang telah diuji kompatibilitas dan stabilitasnya. CERNEVIT tidak dianjurkan dicampur secara langsung ke dalam emulsi lemak.

Jika diberikan melalui infus, berapa kecepatan infus CERNEVIT?
Jawab:
CERNEVIT infus diberikan sesuai dengan kecepatan infus pelarutnya, paling cepat 1 jam, paling lama 24 jam.

Jika diberikan melalui infus, berapa lama CERNEVIT harus habis diinfuskan?
Jawab:
CERNEVIT sebaiknya diinfuskan paling cepat 1 jam dan harus habis dalam waktu 24 jam.
 
Saat CERNEVIT diinfuskan, apakah botol infus harus dibungkus untuk menghindari sinar matahari?
Jawab:
Botol infus CERNEVIT tidak perlu ditutup kecuali jika langsung terpapar oleh sinar matahari melalui jendela.

Apakah CERNEVIT bisa dicampur dengan obat (atau suplemen) lain?
Jawab:
CERNEVIT tidak dianjurkan dicampur dengan obat atau suplemen lain.

Hingga berapa lama CERNEVIT aman diberikan ?

Jawab:
Ada penelitian yang memberikan CERNEVIT 1 vial per hari selama 90 hari tanpa ditemukan adanya hipervitaminosis.

____________________________________________________________________________________________


PASIEN KHUSUS/PERHATIAN

Apakah CERNEVIT bisa diberikan pada anak-anak?
Jawab:
Belum ada studi keamanan penggunaan CERNEVIT pada anak berusia 11 tahun atau kurang. Jika memang sangat diperlukan, CERNEVIT bisa diberikan pada anak usia 11 tahun atau kurang dengan dosis 0,8 mL/kgBB/hari dengan dosis maksimal 1/2 vial per hari.

Bagaimana penggunaan CERNEVIT pada pasien usia lanjut?

Jawab:
CERNEVIT bisa diberikan pada pasien usia lanjut.

Apakah CERNEVIT boleh diberikan pada ibu hamil?
Jawab:
Belum ada studi keamanan penggunaan CERNEVIT pada ibu hamil. Hati-hati pemberian vitamin A pada ibu hamil. Pemberian vitamin A secara berlebihan pada ibu hamil (>10.000 IU) dapat berisiko teratogenik.

Apakah CERNEVIT boleh diberikan pada ibu menyusui?
Jawab:
Tidak dianjurkan penggunaan CERNEVIT pada ibu menyusui.

Bagaimana penggunaan CERNEVIT pada pasien dengan gangguan fungsi hati?

Jawab:
CERNEVIT dapat ditoleransi dengan baik pada pasien dengan penyakit hati pada pemberian dosis berulang.

Bagaimana penggunaan CERNEVIT pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?
Jawab:
Hati-hati pemberian CERNEVIT pada gangguan fungsi ginjal. Perlu pemantauan kadar vitamin.
____________________________________________________________________________________________


INTERAKSI OBAT

Bagaimana interaksi obat dari CERNEVIT?
Jawab:
Pyridoxine (vitamin B6) dalam CERNEVIT bisa menurunkan efek dari levodopa.
Folic acid dan pyridoxine dalam CERNEVIT dapat mempengaruhi kadar phenytoin dan phenobarbital.

Folic acid juga tidak stabil dengan adanya garam kalsium, seperti calcium gluconate.
Beberapa vitamin (vitamin A, B1, C) dalam Cernevit dapat bereaksi dengan vitamin K bisulfite.
Vitamin B12 dan C dapat menon-aktifkan bleomycin.
Hati-hati jika ditambahkan kation (Ca++, Mg++) karena dapat menyebabkan ketidakstabilan emulsi.

____________________________________________________________________________________________


EFEK SAMPING

Apa saja efek samping CERNEVIT yang sering dilaporkan?
Jawab:
Meskipun jarang, namun efek samping yang pernah dilaporkan adalah reaksi alergi.
____________________________________________________________________________________________


PENYIMPANAN

Bagaimana penyimpanan CERNEVIT?
Jawab:
Sebelum direkosntitusi, CERNEVIT disimpan dalam boks pada suhu ruangan (< 30 derajat Celcius).

Setelah direkonstitusi, apakah CERNEVIT masih boleh disimpan sebelum diberikan ke pasien?

Jawab:
Setelah direkonstitusi, CERNEVIT bisa disimpan di dalam lemari es (suhu 2-8 derajat Celcius) selama maksimal 24 jam.
_____________________________________________________________________________________________

BENTUK SEDIAAN DAN KEMASAN


Apa bentuk sediaan CERNEVIT?
Jawab:
Powder cake liofilisasi berwarna kuning jingga 750 mg dalam kemasan vial cokelat.


 

Related Articles

Emineton EMINETON Komposisi: Ascorbic acid                  &nb...
Ferofort FEROFORT Komposisi: Ferronyl                                 &nb...
Lactamor Komposisi: Ekstrak biji Fenugreek (Trigonella foenum graecum) 600 mg, ekstrak biji daun katuk (Sauropus androgynus) 100 mg, vitamin B12 20 mcg B...
Likurmin LIKURMIN Komposisi: Tiap 5 mL sirup mengandung : - Curcuminoid    2 mg - Lysine HCl   250 mg - Vitamin B1  &nbs...
Osfit DHA OSFIT DHA Komposisi: Kalsium karbonat 500 mg, Tuna Fish Oil 200 mg, vitamin D3 100 IU. Bentuk Sediaan: Kapsul softgel. Indikasi...