Captensin

Oleh Admin Kalbe Medical pada July 19, 2013 06:00


CAPTENSIN


Komposisi:
Captopril.

Bentuk Sediaan:
Tablet 12,5 mg dan 25 mg.

Farmakologi:
Menghambat Angiotensin Converting Enzyme pada sistem RAA sehingga menghambat pembentukan angiotensin II dengan hasil penurunan tekanan darah. Absorpsi di saluran cerna 70-75%, dipengaruhi makanan, ikatan protein 30%, waktu paruh 1-2 jam.

Indikasi:
Terapi hipertensi sedang-berat pada pasien dewasa dan anak-anak dan sebagai terapi gagal jantung pada pasien yang tidak berespon terhadap terapi gagal jantung.

Dosis:
Dosis awal diberikan 12,5 mg 2-3 kali sehari, kemudian dapat dinaikkan hingga 25 mg, 2-3 kali sehari.

Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap Captopril, kehamilan dan menyusui.

Peringatan dan Perhatian:
Hati-hati pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal. Tidak boleh diberikan pada wanita hamil.

Efek Samping:
Kemerahan pada kulit, gatal, kemerahan pada wajah, batuk kering, gangguan pengecapan.

 

Klik di sini, untuk membaca News terkait produk

Klik di sini, untuk membaca guideline terkait


Frequently Asked Questions


FARMAKOLOGI
Bagaimana mekanisme kerja dari CAPTENSIN?

INDIKASI/KEGUNAAN
CAPTENSIN bisa digunakan untuk kasus apa saja?

CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN
Berapa dosis maksimal CAPTENSIN?
CAPTENSIN diminum sebelum atau setelah makan?
CAPTENSIN sebaiknya diminum pagi atau malam hari?
Apakah CAPTENSIN bisa dikombinasikan dengan obat (atau suplemen) lain?
Hingga berapa lama CAPTENSIN aman diberikan ?

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN
Apakah CAPTENSIN bisa diberikan pada anak-anak?
Bagaimana penggunaan CAPTENSIN pada pasien usia lanjut?
Apakah CAPTENSIN boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui?
Bagaimana penggunaan CAPTENSIN pada pasien dengan gangguan fungsi hati?
Bagaimana penggunaan CAPTENSIN pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

INTERAKSI OBAT
Bagaimana interaksi obat dari CAPTENSIN?

EFEK SAMPING
Apa saja efek samping CAPTENSIN yang sering dilaporkan?

PENYIMPANAN
Bagaimana penyimpanan CAPTENSIN?


_______________________________________________________________________

FARMAKOLOGI

Bagaimana mekanisme kerja dari CAPTENSIN?
Jawab:
Menghambat Angiotensin Converting Enzyme pada sistem RAA sehingga menghambat pembentukan angiotensin II
dengan hasil penurunan tekanan darah

_______________________________________________________________________

INDIKASI/KEGUNAAN

CAPTENSIN bisa digunakan untuk kasus apa saja?
Jawab:
Terapi hipertensi sedang-berat pada pasien dewasa dan anak-anak dan sebagai terapi gagal jantung
pada pasien yang tidak berespon terhadap terapi gagal jantung.

_______________________________________________________________________

CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN

Berapa dosis maksimal CAPTENSIN?
Jawab:
Dosis awal diberikan 12,5 mg 2-3 kali sehari, kemudian dapat dinaikkan hingga 25 mg, 2-3 kali sehari.

CAPTENSIN diminum sebelum atau setelah makan?
Jawab:
Pemberian dapat diberikan sebelum dan sesudah makan

CAPTENSIN sebaiknya diminum pagi atau malam hari?
Jawab:
CAPTENSIN dapat diberikan pagi atau malam hari

Apakah CAPTENSIN bisa dikombinasikan dengan obat (atau suplemen) lain?
Jawab:
CAPTENSIN bisa diberikan bersamaan dengan obat antihipertensi lain dan suplemen bila diperlukkan

Hingga berapa lama CAPTENSIN aman diberikan ?
Jawab:
CAPTENSIN secara relatif aman untuk diberikan secara jangka panjang, dan pada pasien hipertensi
memang diberikan seumur hidup.

_______________________________________________________________

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN

Apakah CAPTENSIN bisa diberikan pada anak-anak?
Jawab:
Pemberian pada anak-anak masih belum diketahui keamanan dan efektivitasnya,
sehingga obat ini hanya diberikan bila tidak ada obat lain yang efektif, untuk mengontrol
tekanan darah.

Bagaimana penggunaan CAPTENSIN pada pasien usia lanjut?
Jawab:
Dianjurkan penggunaan dosis awal yang rendah, mengingat kemungkinan menurunnya
fungsi ginjal atau organ lain pada penderita usia lanjut.

Apakah CAPTENSIN boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui?
Jawab:
Obat antihipertensi golongan penghambat ACE seperti captopril tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui.

Bagaimana penggunaan CAPTENSIN pada pasien dengan gangguan fungsi hati?
Jawab:
Pada pasien dengan gangguan fungsi hati CAPTENSIN dapat diberikan dengan dosis biasa.

Bagaimana penggunaan CAPTENSIN pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?
Jawab:
Dapat terjadi sindroma nefrotik serta glomerulopati membran pada penderita dengan
hipertensi berat. Karena proteinuria umumnya terjadi pada waktu 8 bulan pengobatan,
maka penderita sebaiknya melakukan pemeriksaan protein urin sebelum dan setiap
bulan selama 8 bulan pertama pengobatan

_______________________________________________________________

INTERAKSI OBAT

Bagaimana interaksi obat dari CAPTENSIN?
Jawab:
- Obat-obat imunosupresan dapat menyebabkan diskrasia darah pada pengguna
- Captopril dengan gagal ginjal.
- Suplemen potassium atau obat diuretik yang mengandung potassium, dapat terjadi
  peningkatan yang berarti pada serum potassium.
- Probenesid, dapat mengurangi bersihan ginjal dari Captopril.
- Obat antiinflamasi non steroid, dapat mengurangi efektivitas antihipertensi.
- Obat diuretik meningkatkan efek antihipertensi Captopril.
- Captopril dilaporkan bekerja sinergis dengan vasodilator perifer seperti minoxidil.

_______________________________________________________________

EFEK SAMPING

Apa saja efek samping CAPTENSIN yang sering dilaporkan?
Jawab:
Proteinuria, peningkatan ureum darah dan kreatinin, idiosinkratik, rashes, terutama pruritus, neutropenia,
anemia, trombositopenia, hipotensi.

_______________________________________________________________

PENYIMPANAN

Bagaimana penyimpanan CAPTENSIN?
Jawab:
Dapat disimpan di suhu kamar.








 

 

 

Related Articles

Angioten   ANGIOTEN Komposisi: Losartan. Bentuk Sediaan: Tablet 50 mg. Farmakologi: Kompetitif dan selektif terhadap reseptor AT1 sehin...
Betablok BETABLOK Komposisi: Atenolol  50 dan 100 mg. Bentuk Sediaan: Tablet. Farmakologi: Merupakan penghambat reseptor β-1 adrene...
Beta-One Beta-One Komposisi: Bisoprolol fumarate   Bentuk Sediaan: Tablet 2,5 mg dan 5 mg   Farmakologi: Menghambat aktivasi reseptor&nbs...
Car-Q100 CAR-Q100 Komposisi: Carnitine, Coenzyme Q10. Bentuk Sediaan: Kaplet salut selaput Carnitine 500 mg, coenzyme Q10 100 mg Farmakologi: ...
Cholestat CHOLESTAT Komposisi: Simvastatin. Bentuk Sediaan: 10 mg dan 20 mg kaplet salut selaput. Farmakologi: Menghambat HMG-CoA reductase,&n...