Aminofusin Hepar

Oleh Admin Kalbe Medical pada July 18, 2013 06:00



AMINOFUSIN HEPAR


Komposisi:

Asam amino 50 g dengan 45% BCAA, xylitol, sorbitol, methionine, tryptophan, dan phenylalanine.

 

Kandungan per liter:

L-Leucine                                  8,50 g

L-Phenylalanine                       0,25 g

L-Methionine                             0,50 g

L-Lysine                                     7,86 g

L-Isoleucine                              7,60 g

L-Valine                                      6,40 g

L-Histidine                                 0,60 g

L-Threonine                              1,20 g

L-Tryptophan                             0,10 g

L-Alanine                                    2,10 g

L-Arginine                                   4,90 g

Glycine                                        0,70 g

L-Proline                                     1,20 g

L-Serine                                      2,75 g

N-Acetyl-L-Cystein                     0,20 g

L-Glutamic acid                         1,00 g

LOLA                                            8,03 g

Sorbitol                                           25 g

Xylitol                                               25 g

Sodium                                   30 mmol

Potassium                              18 mmol

Magnesium                              5 mmol

Chloride                                  28 mmol

Malate                                      28 mmol

Phosphorus                            15 mmol
Osmolaritas: 800 mOsm/L.

 
Bentuk Sediaan:

Larutan infus 500 mL di dalam botol kaca.

 
Farmakologi:

BCAA (valine, leucine, isoleucine) memiliki efek hepatoprotektor dan meningkatkan regenerasi sel hati. LOLA (L-ornithine-L-aspartate) bekerja pada siklus urea untuk meningkatkan produksi urea dari amonia.

 
Indikasi:

Nutrisi parenteral untuk pasien dengan gangguan fungsi hati kronik untuk membantu mempertahankan kesadaran.

 
Dosis:

0,7-1 g/kgBB/hari dengan kecepatan infus 45 tetes per menit (1000-1500 mL/hari pada pasien dengan berat badan 70 kg).

 
Kontraindikasi:

Gagal ginjal, koma hepatikum, dan hipersensitif terhadap xylitol dan sorbitol.


Klik di sini, untuk membaca News terkait produk



Frequently Asked Questions


FARMAKOLOGI
Apa kandungan dari Aminofusin?
Berapa osmolaritas dari Aminofusin?


INDIKASI/KEGUNAAN
Kapan Aminofusin dapat digunakan?


CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN
Berapa dosis pemberian Aminofusin?
Berapa kecepatan infus untuk Aminofusin?


PASIEN KHUSUS/PERHATIAN
Apakah Aminofusin bisa diberikan pada anak?
Apakah Aminofusin boleh diberikan pada ibu hamil/menyusui?
Bagaimana penggunaan Aminofusin pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?


EFEK SAMPING
Apa saja efek samping Aminofusin yang sering dilaporkan?



______________________________________________________________________________________________

FARMAKOLOGI


Apa kandungan dari Aminofusin?

Jawab:
Aminofusin mengandung asam amino 50 g/L yang terdiri dari 45% BCAA (Branched Chain Amino Acids), dilengkapi dengan LOLA (L-ornithine L-aspartate), dan elektrolit. Aminofusin mengandung rendah asam amino aromatik.


Berapa osmolaritas dari Aminofusin?

Jawab:
Osmolaritas Aminofusin adalah 800 mOsm/L.

__________________________________________________________________________________

INDIKASI/KEGUNAAN

Kapan Aminofusin dapat digunakan?
Jawab:
Aminofusin sebagai nutrisi parenteral pada pasien gangguan hati kronik (seperti sirosis hati dekompensasi, hepatitis kronik, kanker hati) yang bertujuan untuk membantu mempertahankan kesadaran.

_________________________________________________________________________________

CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN

Berapa dosis pemberian Aminofusin?
Jawab:
Dosis Aminofusin adalah 0,7-1 g/kgBB/hari.

Berapa kecepatan infus untuk Aminofusin?
Jawab:
Kecepatan infus Aminofusin adalah 45 tetes/menit.

___________________________________________________________________________________

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN

Apakah Aminofusin bisa diberikan pada anak?
Jawab:
Aminofusin tidak disarankan diberikan pada anak karena belum dilakukan uji keamanan.


Apakah Aminofusin boleh diberikan pada ibu hamil/menyusui?

Jawab:
Aminofusin tidak disarankan diberikan pada ibu hamil/menyusui karena belum dilakukan uji keamanan.


Bagaimana penggunaan Aminofusin pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

Jawab:
Aminofusin kontraindikasi pada pasien dengan gagal ginjal tanpa dialisis.

__________________________________________________________________________________

EFEK SAMPING

Apa saja efek samping Aminofusin yang sering dilaporkan?
Jawab:
Selama penggunaannya sesuai dengan dosis dan cara pemakaian yang benar, efek samping dapat dihindarkan. Efek samping yang sering dilaporkan adalah flebitis.  



 

Related Articles

Aminofusin Paed AMINOFUSIN PAED Komposisi: Asam Amino 50 g, vitamin dan elektrolit. Bentuk Sediaan: Larutan infus 250 mL di dalam botol kaca. Farmako...
Clinimix N9G15E CLINIMIX N9G15 Komposisi: Asam amino dengan nitrogen total 9 g/L, glukosa 15 g/100 mL, elektrolit. Kandungan per liter: L-Leucine   &nb...
Clinimix N9G20E CLINIMIX N9G20 Komposisi: Asam amino dengan nitrogen total 9 g/L, glukosa 20 g/100 mL, elektrolit. Kandungan per liter: L-Leucine   &nb...
Clinoleic 20% CLINOLEIC 20% Komposisi: Lemak 20%: Olive oil 80%, Soybean oil 20%. Osmolaritas: 270 mOsm/L. Bentuk Sediaan: Emulsi lemak dalam flexy b...
Comafusin Hepar COMAFUSIN HEPAR Komposisi: Asam amino 50 g dengan 50% BCAA, xylitol, vitamin, dan elektrolit. Kandungan per liter: L-Leucine  &nbs...