Lipinorm

Oleh admin kalbemed pada July 18, 2013 06:00

LIPINORM


Komposisi:

Simvastatin 5, 10, 20, 40 mg.


Bentuk Sediaan:

Tablet salut selaput.


Farmakologi:

Penghambat spesifik dari HMG-CoA reduktase, enzim yang mengkatalisa konversi dari HMG-CoA menjadi mevalonat. Konversi dari HMG-CoA menjadi mevalonat adalah tahap paling awal dari jalur biosintesa kolesterol.


Indikasi:

Tambahan terhadap diet, untuk menurunkan kadar kolesterol total dan LDL yang meningkat pada pasien dengan hiperkolesterolemia primer (tipe IIa dan IIb) bila respon terhadap diet terbatas kolesterol dan lemak jenuh serta tindakan non farmakologi lainnya tidak adekuat.


Dosis:

Dosis awal yang dianjurkan adalah 5 - 10 mg sekali sehari pada malam hari.

Dosis anjuran berkisar dari 5 - 40 mg/hari, sekali sehari dan dosis maksimum perhari adalah 40 mg. Dosis harus diindividualisasi sesuai dengan data dasar kadar kolesterol LDL, sasaran terapi dan respons pasien.


Kontraindikasi:

Hipersensitivitas terhadap setiap komponen dari obat ini.

Penyakit hati yang aktif atau peningkatan serum transaminase yang persisten dan tidak dapat dijelaskan.

Kehamilan dan menyusui.


Peringatan dan Perhatian:

Jika diperlukan terapi jangka panjang, dianjurkan untuk melakukan tes laboratorium secara periodik selama 3 bulan.

Sebelum memulai terapi, dianjurkan untuk tes fungsi hati dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan secara periodik. Bila transaminase meningkat dan peningkatannya bersifat progresif, terutama kenaikan tiga kali dari batas normal dan persisten, obat harus dihentikan.

Pengobatan harus dihentikan jika terjadi kenaikan kadar CPK (Creatine Phosphokinase) atau miopati.

Efektivitas dan keamanan pada anak-anak belum diketahui.

Simvastatin kurang efektif pada Hiperkolesterolemia familial homozigot

Tidak diindikasikan bila perhatian utama dari abnormalitas adalah hipertrigliseridemia (mis : Hipertrigliseridemia tipe I, IV dan V).

Harus digunakan dengan hati-hati pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dalam jumlah besar dan/atau berpenyakit hati.


Efek Samping:

Efek samping dengan presentasi 1% atau lebih yang pernah dijumpai antara lain: nyeri abdomen, konstipasi dan kembung. Dengan frekuensi 0,5 – 0,9 % : astenia, sakit kepala.