Metrofusin

Oleh Johan Indra Lukito pada January 23, 2018 16:04

METROFUSIN

Komposisi:

100 mL larutan infus berisi Metronidazole 500 mg
Dalam air untuk injeksi

Bentuk Sediaan:
Metrofusin merupakan larutan Metronidazole 0.5% dalam air untuk injeksi. Dalam kemasan flexy bag isi 100 mL.

Indikasi:
- Mencegah infeksi bedah yang disebabkan oleh bakteri anaerob.
- Infeksi - infeksi lain yang disebabkan oleh bakteri anaerob.
- Amoebiasis
- Giardiasis

Dosis dan Cara Pemakaian:
Metrofusin diberikan melalui tetesan intravena
Pencegahan
- Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun: 100 mL Metrofusin diberikan pada saat operasi dimulai (selama anestesi) dan diulang setelah 8 dan 16 jam kemudian.
- Anak-anak di bawah 12 tahun: Cara pemakaian sama seperti orang dewasa, diberikan dengan dosis 1,5 mL Metrofusin (7,5 mg metronidazole) per kg berat badan.
Pengobatan
- Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun: 3 x 100 mL Metrofusin/hari. Lama pengobatan tidak boleh Iebih dari 10 hari.
- Anak-anak di bawah 12 tahun: Diberikan dengan dosis 1,5 mL Metrofusin (7,5 mg metronidazole) per kg berat badan.

Kontraindikasi:
-Trimester pertama kehamilan
- Hipersensitif terhadap metronidazole

Efek Samping:
Untuk penderita yang rentan terhadap metronidazole, dapat terjadi gangguan gastrointestinal seperti mual, muntah, jarang terjadi nyeri kepala, ataksia, parestesia, dan netropenia.

Interaksi dengan substansi lain:
Metronidazole tidak dapat digunakan secara simultan dengan aikohol karena metronidazole dapat menyebabkan aksi seperti disulfiram.
Metrofusin sangat efektif untuk pencegahan dan pengobatan infeksi anaerob. Pada infeksi campuran, Metrofusin dapat dikombinasikan dengan antibiotik lainnya dengan pemberian secara terpisah.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya.