Taceral

Oleh Admin Kalbe Medical pada November 30, 2017 08:11

Anda pasien? Silakan klik di sini
Komposisi:
Capecitabine 500 mg

Bentuk Sediaan:
Tablet salut selaput

Farmakologi:
Mekanisme Kerja:
Capecitabine merupakan fluoropyrimidine carbamate non-sitotoksik, yang berfungsi sebagai prekursor sitotoksik 5-FU yang diberikan secara oral. Capecitabine diaktivasi melalui beberapa tahapan enzimatik. Enzim yang terlibat dalam konversi akhir menjadi 5-FU, thymidine phosphorylase (ThyPase), dijumpai pada jaringan tumor, tetapi juga dijumpai pada jaringan normal pada kadar yang rendah. 5-FU menghambat reaksi metilasi deoxyuridylic acid menjadi thymidylic acid sehingga mengganggu sintesis DNA. Efek 5-FU menyebabkan defisiensi thymidine yang menimbulkan ketidakseimbangan pertumbuhan dan kematian sel.

Farmakokinetik:
Absorpsi: Tmaks capecitabine 1,5 jam. Makanan menurunkan absorpsi capecitabine.
Distribusi: Ikatan dengan protein plasma < 60%.
Metabolisme: Enzim yang berperan dalam metabolisme adalah carboxylesterase, cytidine deaminase, dan thymidine phosphorylase.
Ekskresi: Sebagian besar melalui urin dalam bentuk metabolit FBAL (95,5%). Feses (2,6%). Waktu paruh eliminasi capecitabine dan 5-FU sekitar 0,75 jam.

Indikasi:

Kanker payudara, kanker kolorektal, kanker gaster.

Dosis dan Cara Pemberian:
Tablet capecitabine sebaiknya ditelan dengan air dalam 30 menit setelah makan.
Dosis yang diberikan secara umum adalah 1.000-1.250 mg/m2, 2 kali sehari, selama 14 hari diikuti istirahat selama 7 hari.
Terapi dihentikan jika terpantau progresivitas atau tidak dapat ditoleransi.

Kontraindikasi:
- Riwayat efek samping berat dan tak terduga terhadap terapi fluoropyrimidine.
- Hipersensitif terhadap capecitabine atau terhadap komponen-komponennya atau fluorouracil.
- Pasien yang diketahui mengalami defisiensi dihydropyrimidine dehydrogenase (DPD).
- Selama kehamilan dan menyusui.
- Pasien dengan leukopenia, neutropenia, atau trombositopenia berat.
- Pasien dengan gangguan fungsi hati berat.
- Pasien dengan gangguan fungsi ginjal berat (bersihan kreatinin kurang dari 30 mL/menit).
- Pemberian bersama sorivudine atau analognya yang terkait secara kimia, seperti brivudine.

Peringatan dan Perhatian:

- Toksisitas yang membatasi dosis: diare, nyeri abdomen, mual, stomatitis, dan sindrom hand-foot. Mungkin diperlukan penghentian terapi sementara atau pengurangan dosis.
- Kardiotoksisitas telah dikaitkan dengan terapi fluoropyrimidine.
- Hipo- atau hiperkalsemia pernah dilaporkan terjadi selama terapi capecitabine.
- Hati-hati pada pasien dengan penyakit sistem saraf pusat atau perifer.
- Hati-hati pada pasien dengan diabetes melitus atau gangguan elektrolit karena dapat memberat selama terapi dengan capecitabine.
- Pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.

Interaksi Obat:

- Anti-koagulan derivat coumarin.
- Phenytoin.
- Folinic acid.
- Sorivudine dan analognya.
- Antacid.
- Allopurinol.
- Interferon alpha.
- Radioterapi.

Efek Samping:

Gangguan saluran cerna (diare, mual, muntah, stomatitis), sindrom hand-foot, anoreksia, nyeri abdomen, fatigue, astenia, peningkatan bilirubin, peningkatan enzim hati, mielosupresi.

 

Related Articles

Bleocin BLEOCIN Komposisi: Bleomycin hydrochloride 15 mg. Bentuk Sediaan: Serbuk injeksi dalam vial.   Farmakologi: Mekanisme kerja: mengh...
Brexel BREXEL Komposisi: - Docetaxel 20 mg/0,5 mL - Docetaxel 80 mg/2 mL. Bentuk Sediaan: Cairan injeksi dalam vial disertai pelarutny...
Brexel RTU Komposisi: Docetaxel 20 mg/2 mL Docetaxel 80 mg/8 mL Bentuk Sediaan: Cairan injeksi dalam vial Farmakologi: Mekanisme kerja: menghambat depo...
Curacil CURACIL Komposisi: - 5-Fluorouracil 500 mg/10 mL. Bentuk Sediaan: Cairan injeksi dalam ampul dan vial. Farmakologi: Mekanisme kerja:...
Gemcikal GEMCIKAL Komposisi: - Gemcitabine 200 mg. - Gemcitabine 1.000 mg. Bentuk Sediaan: Serbuk liofilisasi dalam vial. Farmakologi: Mekan...