TUTOFUSIN OPS

TUTOFUSIN OPS

Tiap 500 mL larutan infus Tutofusin OPS mengandung natrium klorida 1,812 gram, kalium klorida 0,671 gram, kalsium klorida 0,147 gram, magnesium klorida 0,305 gram, natrium asetat 2,586 gram,

 

find pharmacy

Komposisi:

Per liter cairan kristaloid mengandung:

Sorbitol 50 g

NaCl 3,623 g

KCl 1,342 g

CaCl2 0,294 g

MgCl2 0,610 g

Na Acetate 5,171 g

Bentuk sediaan:

Larutan infus 500 mL di dalam flexy bag

Farmakologi:

Memberikan elektrolit lengkap untuk memenuhi keadaan dehidrasi hipotonis (kehilangan cairan intraseluler). Sorbitol berperan sebagai nitrogen-sparing melindungi dari pemecahan protein.

Indikasi:

- Memenuhi kebutuhan air dan elektrolit selama masa praoperasi dan pascaoperasi.

- Memenuhi kebutuhan air dan elektrolit pada keadaan dehidrasi isotonik dan kehilangan cairan intraselular.

- Memenuhi kebutuhan karbohidrat secara parsial.

shopping online

Dosis:

30 mL/kgBB/hari.

Kontraindikasi:

Gangguan ginjal, intoleransi terhadap fruktosa atau sorbitol, defisiensi fruktosa-1-6-diphosphatase, keracunan methyl alcohol.

Peringatan dan Perhatian:

Gangguan fungsi ginjal, hiperkalemia, hiperhidrasi, bukan untuk terapi syok, retensi cairan dan natrium.

Efek Samping:

Demam, nyeri pada tempat injeksi, trombosis vena, flebitis, ekstravasasi, dan hipervolemia.

 

find pharmacy

TUTOFUSIN OPS

 

Composition:

500 mL infusion solution contain sodium chloride 1.812 gram, potassium chloride 0.671 gram, calcium chloride 0.147 gram, magnesium chloride 0.305 gram, sodium acetate 2.586 gram, sorbitol 25.0 gram.

Presentation:

Infusion solution in flexy bag containing 500 mL. Each box containing 5 flexy bag.

Pharmacology:

Covers basic water and electrolyte requirements in the preoperative, intraoperative, and postoperative phase, stabilizes the water-electrolyte balance thereby ensuring continued homeostasis, generally saves additional, complicated correctional therapy, and with its 5% sorbitol component enables a reduction of acute postoperative protein catabolism. Osmolarity approx. 500 mOsm/L.

Indications:

To cover water and electrolyte requirements in the preoperative, intraoperative, and postoperative phase; to partially cover carbohydrate requirements; isotonic dehydration; loss of extracellular fluids; as a vehicle solution.

Contraindications:

Patients with renal insufficiency, fructose and sorbitol intolerance, fructose-1-6-diphosphatase deficiency, methyl alcohol poisoning.

shopping online

Dosage:

For intravenous infusion. Dosage according to individual requirements, unless otherwise prescribed: 30 mL/kg BW/day (equivalent to 1.5 g sorbitol/kgBW/day). In patient weighing 70 kg: as a rule 2 L/day at an infusion rate of up to 6 mL/min (=120 drops/min).

Warning and Precautions:

- Ensure adequate renal function. - Use with caution in patients with hyperkalemia and hyperhydration. - Not suitable for shock therapy. - Solutions containing sodium ions should be used with great care, if at all, in patients with congestive heart failure, severe renal insufficiency and in clinical states in which there exist edema with sodium retention. - The intravenous administration of this solution can cause fluid and/or solute overloading resulting in dilution of serum electrolyte concentrations, over hydration, congested states or pulmonary edema. The risk of dilutional states is inversely propotional to the electrolyte concentrations of administered parenteral solutions. The states with peripheral and pulmonary edema is directly proportional to the electrolyte concentrations of such solutions.

Adverse events:

If used as directed, adverse reactions and side effects should not occur. Reaction which may occur because of the solutions or the technique of administration include febrile response, infection at the site of injection, venous thrombosis or phlebitis extending from the site of injection, extravasation and hypervolaemia. If an adverse reaction occurs, discontinue infusion. Initiate appropriate treatment and retain the reminder of the fluid for examination if deemed necessary.

Drugs Interaction:

Tutofusin OPS solution contains Ca++ ions; addition of inorganic phosphate will cause precipitation.

 

FAQ

Farmakologi

Apa kandungan dari Tutofusin OPS?

Tutofusin OPS mengandung cairan, elektrolit dan kalori.

Berapa kalori yang dihasilkan dari Tutofusin OPS?

Kalori yang dihasilkan dari Tutofusin OPS adalah 200 Kkal/L, yang berasal dari sorbitol 50 g/L

Apa sumber karbohidrat dari Tutofusin OPS?

Sumber karbohidrat dari Tutofusin OPS berasal dari sorbitol. Sorbitol merupakan insulin independen.

Berapa osmolaritas dari Tutofusin OPS?

Osmolaritas dari Tutofusin OPS adalah 500 mOs/L

Indikasi/Kegunaan

Kapan Tutofusin OPS dapat digunakan?

Tutofusin OPS dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air dan elektrolit selama masa praoperasi dan pascaoperasi, memenuhi kebutuhan air dan elektrolit pada keadaan dehidrasi isotonik dan kehilangan cairan intraselular, memenuhi kebutuhan karbohidrat secara parsial.

Cara Pemberian/Penggunaan

Berapa dosis pemberian Tutofusin OPS?

30 mL/kgBB/hari

Apakah Tutofusin OPS bisa dikombinasikan dengan obat atau cairan infus lain?

Tutofusin dapat dikombinasikan dengan Cernevit, Pentoxyfiline dan Oxytocin.

Pasien Khusus/Perhatian

Apakah Tutofusin OPS bisa diberikan pada anak-anak?

Tutofusin OPS dapat diberikan pada anak-anak hanya untuk dosisnya harus disesuaikan kembali dengan kebutuhan anak

Apakah Tutofusin OPS boleh diberikan pada ibu hamil/menyusui?

Boleh

Efek Samping

Apa saja efek samping Tutofusin OPS yang sering dilaporkan?

Selama penggunaannya sesuai dengan petunjuk biasa efek samping tidak muncul.

Penyimpanan

Bagaimana cara penyimpanan dari Tutofusin OPS?

Tutofusin disimpan pada suhu ruangan di bawah 250C dan tidak terkena sinar matahari langsung.

 

Download

About CDK

Majalah CDK (Cermin Dunia Kedokteran) adalah majalah kedokteran yang telah dipublikasikan sejak tahun 1974 dan terbit setiap bulan. CDK menyajikan informasi-informasi kedokteran yang mutakhir, serta mendukung perkembangan dunia kedokteran di Indonesia. Dari tahun ke tahun, CDK terus memantapkan diri sebagai salah satu referensi ilmiah yang praktis dan terpercaya.

Saat ini CDK bekerjasama dengan PB IDI, dan PP IAI, di mana pada setiap edisi CDK terdapat artikel yang berbobot poin SKP, yaitu CME bagi dokter dan CPD bagi apoteker. Artikel yang dipublish di majalah CDK akan terindeks di google scholar.

 

Bagi sejawat sekalian yang ingin mengirimkan naskah ilmiah ke majalah CDK, baik berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, maupun laporan kasus, silahkan dapat mengirimkannya melalui email atau alamat berikut ini:

 

Redaksi CDK Gedung Kalbe II Lt. 2 (Medical Department)

Jl. Letjend. Suprato Kav. 4, Cempaka Putih – Jakarta 10510.

Telepon : 021-4208171

Email : cdk.redaksi@gmail.com

Please login or register to post comments.