Oleh admin kalbemed pada September 25, 2018 06:00

Vitamin C Mengurangi Inflamasi Pasien Obesitas dengan Hipertensi dan/atau Diabetik.

Vitamin C merupakan agen pereduksi larut air dan antioksidan karena karakteristiknya mendonasi elektron, dan semua peranan metabolik mungkin disebabkan karena fungsinya tersebut. Vitamin C berperan sebagai donor elektron untuk 8 enzim manusia dan menetralisasi radikal bebas untuk melindungi dari kerusakan. Karena strukturnya sama dengan glukosa, vitamin C dapat menggantikan glukosa pada banyak reaksi kimia, dan dapat mencegah glikosilasi non-enzimatik protein.

Suatu penelitian epidemiologi telah melaporkan bahwa asupan antioksidan berkorelasi terbalik dengan hipertensi. Terapi dengan ascorbic acid telah dilaporkan secara bermakna memperbaiki tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien dengan hipertensi ringan hingga sedang. Vitamin C dapat juga melindungi dari konsekuensi diabetes melitus seperti retinopati diabetik, memperbaiki kolesterol HDL dan fungsi endotel. Inflamasi kronik derajat rendah dapat dikaitkan dengan jaringan adiposa yang berlebihan, maka dapat dijelaskan perkembangan patologi terkait obesitas, seperti DM tipe 2 dan penyakit kardiovaskuler. Lebih lanjut, obesitas berperan penting dalam perkembangan resistensi insulin yang memicu komorbiditas terkait dari sindrom metabolik, seperti aterosklerosis, dislipidemia, hipertensi, kondisi protrombotik, dan hiperglikemia.

Kaitan antara obesitas dan inflamasi berasal dari penemuan bahwa sitokin pro-inflamasi tumor necrosis factor-alpha (TNF-alfa) dan interleukin 6 (IL-6) diekspresikan pada obesitas. Kadar sitokin yang tinggi secara umum, dan IL-6 khususnya, telah dikaitkan dengan penurunan nitric oxide dan peningkatan spesies oksigen reaktif (ROS), yang menyebabkan disfungsi endotel dan mikrovaskuler. Suatu penelitian juga telah menunjukkan bahwa terapi vitamin C 1000 mg/hari dapat menurunkan petanda inflamasi C-reactive protein (CRP) pada individu dengan kadar CRP tinggi.

Peningkatan kadar IL-6 serum menstimulasi hati mensintesis dan mensekresi petanda inflamasi sistemik derajat rendah, CRP. Melalui produksi ROS, proses inflamasi dapat menurunkan simpanan antioksidan, termasuk vitamin C, sehingga penggunaannya dalam terapi penyakit terkait inflamasi telah dipertimbangkan. Vitamin C telah digunakan pada kanker, gastritis, penyakit paru, dan asma.

Penelitian lain telah dilakukan untuk menilai efek vitamin C pada petanda inflamasi (kadar IL-6 dan hs-CRP serum) pada dewasa obesitas dengan hipertensi dan/atau diabetik, dan perubahan pada petanda metabolik gula darah puasa dan faktor profil lemak, kolesterol total dan trigliserida setelah 8 minggu intervensi vitamin C dengan dosis 500 mg yang idberikan 2 kali sehari, menujukkan penurunan secara bermakna kadar hs-CRP, IL-6, gula darah puasa, dan trigliserisa setelah 8 minggu terapi, tetapi tidak ada perubahan pada kolesterol total. Pada kelompok kontrol, terdapat penurunan yang bermakna gula darah puasa dan trigliserida, tetapi tidak ada perubahan pada hs-CRP, IL-6, atau kolesterol total. [EKM]


Image: Ilustrasi
Referensi:
1. Ellulu MS, Rahmat A, Patimah I, Khaza'ai H, Abed Y. Effect of vitamin C on inflammation and metabolic markers in hypertensive and/or diabetic obese adults: A randomized controlled trial. Drug Des Devel Ther. 2015;9:3405-12. doi: 10.2147/DDDT.S83144. eCollection 2015.
2. Block G, Jensen CD, Dalvi TB, Norkus EP, Hudes M, Crawford PB et al. Vitamin C treatment reduces elevated C-reactive protein. Free Radic Biol Med. 2009;46(1):70-7. doi: 10.1016/j.freeradbiomed.2008.09.030.

Related Articles

Adakah Manfaat Vitamin D pada Pasien Kritis ? Dalam suatu penelitian observasional selama 11 tahun pada pasien dengan penyakit kritis, hipovitaminosis D merupakan faktor risiko untuk menimbulkan t...
Potensi Astaxanthin dalam Menurunkan Tekanan Darah Astaxanthin adalah produk natural yang merupakan karotenoid, dan didapatkan paling banyak pada organisme laut seperti microalgae, salmon, krill, udang...
Calcitriol Menghambat Agregasi Trombosit Pasien DM Tipe 2 Aktivasi trombosit dapat ditemukan pada kondisi inflamasi dan berdampak dalam patogenesis kondisi medis kronik seperti aterosklerosis, penyakit vaskul...
Latihan Ketahanan Tubuh Bermanfaat dalam Menekan Gejala Depresi Prevalensi depresi yang tinggi di dunia mencapai lebih dari 300 juta penduduk, merupakan sumber terjadinya absenteeism dan disabilitas dalam bekerja. ...
Probiotik Menurunkan Kejadian Pneumonia pada Pemakaian Ventilator Pneumonia terkait ventilator (VAP/ Ventilator associated Penumonia) masih menjadi penyebab penting dari morbiditas dan mortalitas pasien-pasien yang m...

Comments

Paul Wilkinson
## Paul Wilkinson
Monday, October 08, 2018 9:05 PM
Like a few other atherogenic changes, these impacts are identified with the effect of free-radical harm. Vitamin C's cell reinforcement attributes are demonstrating extraordinary power in lessening or notwithstanding switching a portion of these inauspicious vascular changes. coursework writing service uk

Post Comment

Only registered users may post comments.