Oleh admin kalbemed pada September 07, 2018 06:00

Studi Hewan Coba, Suplemantasi SOD Menurunkan Kadar MDA

Rokok telah menjadi masalah kesehatan yang sangat serius terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia berbahaya dan apabila masuk ke dalam tubuh akan menjadi radikal bebas atau sering disebut dengan reactive oxidative stress (ROS).

Salah satu jenis ROS yang utama dan paling reaktif adalah superoxide karena waktu paruhnya yang lama serta mempunyai kemampuan berikatan dengan berbagai sel sehingga dapat merangsang reaksi peroksidasi lipid yang mengakibatkan kerusakan dan juga kematian sel lebih banyak bila dibanding dengan radikal bebas lain.

Radikal superoxide secara alami dapat dinetralisasi oleh antioksidan enzimatik superoxide dismutase yang dihasilkan oleh tubuh. Akan tetapi, pada perokok terjadi ketidakseimbangan radikal bebas yang masuk dengan antioksidan yang dihasilkan sehingga pemberian asupan antioksidan dari luar tubuh dibutuhkan.

Studi hewan coba yang diberikan paparan asap rokok menunjukkan bahwa suplementasi SOD dapat menurunkan kadar MDA. Seperti diketahui MDA – malondialdehyde, merupakan produk yang dihasilkan dari peroksidasi lipid  asam lemak tak jenuh ganda. MDA merupakan senyawa reaktif yang terbentuk secara alami dan merupakan penanda stres oksidatif.

Suplementasi antioksidan SOD (superokside dismutase) dapat menurunkan radikal bebas yang didapatkan dari paparan asap rokok.
Kesimpulan: Suplementasi antioksidan Glisodin dapat menurunkan radikal bebas yang didapatkan dari paparan asap rokok.


Image: Ilustrasi
Referensi:
1. Suryadinata RV, Wirjatmadi B, Adriani M. Efektivitas penurunan malondialdehyde dengan kombinasi suplemen antioksidan superoxide dismutease melon dan gliadin akibat paparan rokok. Global Medical and Health Communication. 2007. 5(2):79-83.
2. Alexandru I. Experimental use of animal in research spa. Balneo Res J. 2011;2(1):65–9.
3. Kementerian Kesehatan RI. Riset kesehatan dasar. Laporan hasil riset kesehatan dasar 2014. Jakarta: Kemenkes RI; 2014
4. World Health Organization (WHO). Global report on trends in prevalence of tobacco smoking. Geneva: WHO Press; 2015.

Comments

Erik Wayne
## Erik Wayne
Saturday, September 08, 2018 2:38 PM
Thank you for sharing! It's nice to see more posts from you. instagram It's very helpful.

Post Comment

Only registered users may post comments.