Oleh admin kalbemed pada September 04, 2018 06:00

Formula Enteral Mengandung FOS Membantu Pertumbuhan Lactobacillus Pasien Kanker Anak

Pasien dengan kanker sering harus menerima dukungan nutrisi untuk terapi status malnutrisinya sebelum pembedahan atau selama kemoterapi dan radioterapi. Nutrisi parenteral yang paling sering digunakan untuk dukungan nutrisi, tetapi beberapa peneliti melaporkan bahwa nilainya tidak diketahui dengan jelas, perlu untuk diklarifikasi lebih lanjut, dan direkomendasikan pemberian nutrisi parenteral ini tidak diberikan secara rutin.

Sinergisme antara nutrisi, infeksi, dan sistem imun sekarang telah diketahui. Scattner menunjukkan bahwa pentingnya pemberian nutrisi enteral pada pasien dengan kanker untuk mencegah terjadinya malnutrisi dan meningkatkan fungsi imun sehingga dapat menurunkan risiko infeksi dan komplikasinya. Peneliti lain menyebutkan bahwa pemberian nutrisi enteral mempunyai efek imunonutrisi melalui peningkatan mekanisme defens host. Sciosia, et al melaporkan bahwa nutrisi enteral daapt menurunkan komplikasi yang disebabkan kemoterapi pada pasien keganasan tumor saluran cerna yang disertai dengan penurunan berat badan. Peneliti menunjukkan bahwa kadar asam amino serum, berkaitan dengan status nutrisi, dapat membantu menentukan prognogsis sebelum menjalani terapi pada pasien kanker kepala dan leher. Idealnya, nutrisi enteral harus menginduksi fisiologi usus dan memenuhi diet makanan seimbang. Oleh karena itu, individu yang membutuhkan nutrisi enteral jangka panjang mendapatkan manfaat dari asupan serat.

Beberapa serat larut air diketahui dapat meningkatkan kesehatan host dengan menstimulasi pertumbuhan dan pemilihan strain Bifidobacteria dan microbiota asam laktat lainnya dan selanjutnya meningkatkan produksi short-chain fatty acids (SCFA). Asam lemak ini sebagai energy untuk sel-sel usus dan sebagai konsekuensinya dapat digunakan sebagai kandidat terapi untuk trauma usus. Selain itu, beberapa serat seperti oligosakarida dan inulin, dapat menghambat pertumbuhan beberapa tipe tumor dan berpotensi memepunyai efek kemoterapi.

Ada keterbatasan data terhadap efek kemoterapi pada microbiota usus, dan bahkan sedikit diketahui tentang efek manfaat dari Bifidobacteria dan asam laktat pada pasien dengan kanker. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menilai efek fructooligosaccharides (FOS) yang dikenal sebagai prebiotik, jika diberikan sebagai formula enteral, dapat ditoleransi dan memelihara atau merangsang perkembangan Bifidobacteria dan microbiota asam laktat ketika dikonsumsi oleh pasien anak yang sedang kemoterapi. Desain dan metodenya adalah prospektif, acak tersamar ganda dengan kontrol. Studi menunjukkan bahwa suplemantasi nutrisi enteral yang menagandung FOS 2 g/Lmampu meningkatkan jumlah Lactobacillus pada hari ke-30 yang lebih tinggi dibandingkan dengan control yang tanpa kandungan FOS. Status nutrisi dan hematologic tidak terdapat perbedaan bermakna antara kedua kelompok. [LAI]


Image: Ilustrasi
Referensi:
1.  Shan Zheng, et al. Nutritional support of pediatric patients with cancer consuming an enteral formula with fructooligosaccharides. Nutrition Research 2006;26:154–62.
2. Marc P. The Benefits of Dietary Fiber Intake on Reducing the Risk of Cancer: An Umbrella Review of Meta-analyses. Journal of Chiropractic Medicine 2018;17(2):90-6.