Oleh Admin Kalbe Medical pada June 08, 2018 06:30

Latihan Ketahanan Tubuh Bermanfaat dalam Menekan Gejala Depresi

Prevalensi depresi yang tinggi di dunia mencapai lebih dari 300 juta penduduk, merupakan sumber terjadinya absenteeism dan disabilitas dalam bekerja. Gejala depresi ini berhubungan erat dengan kesehatan yang memburuk, termasuk peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, Alzheimer, diabetes tipe 2, mortalitas.

Saat ini, terapi untuk gejala depresi meliputi medikasi dan psikoterapi namun seringkali membutuhkan biaya mahal, efikasi terbatas, dan sulit dijangkau (khusus psikoterapi). Intervensi latihan menjadi terapi yang menjanjikan di mana bebas efek samping dan bebas biaya mahal; selain itu dapat memperbaiki gejala depresi secara signifikan karena latihan ketahanan dan aerobik terbukti menimbulkan efek ansiolitik.

Gordon BR, et al, melakukan uji klinik secara acak, terbuka, tersamar ganda, dan terkontrol plasebo, pada 1877 pasien dengan gejala depresi yang dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu kelompok I (947 pasien) diberikan latihan ketahanan atau aerobik setiap hari dan kelompok II (930 pasien) tidak diberikan latihan  ketahanan atau aerobik. Intervensi tersebut berlangsung 16-24 minggu.

Dari hasil uji klinik tersebut didapatkan bahwa pemberian latihan ketahanan atau aerobik yang diberikan 2 hingga >4x per minggu pada 947 pasien depresi selama 16-24 minggu, memberikan respons yang signifikan pada penurunan gejala depresi (P<0,001). Diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui hal ini lebih lanjut.

Image : Ilustrasi
Referensi:
Gordon BR, McDowell CP, Hallgren M, Meyer JD, Lyons M, Herring MP. Association of efficacy of resistance exercise training with depressive symptoms. JAMA Psychiatry. 2018 May 9. doi: 10.1001/jamapsychiatry.2018.0572.

Related Articles

Terapi Adjuvan Probiotik Mencegah Rehospitalisasi Pasien dengan Mania Akut Pada pasien dengan penyakit mania terdapat hipotesis bahwa abnormalitas imunologi terlibat dalam patogenesis perubahan mood akut serta telah terbukti ...
Statin Jangka Panjang, Tidak Memberikan Dampak Bermakna pada Keluhan Saluran Cerna Obat golongan statin termasuk kedalam obat yang sering digunakan dan konsumsinya saat ini meningkat karena ACC (American College of Cardiology) dan AH...
Probiotik Menurunkan Kejadian Pneumonia pada Pemakaian Ventilator Pneumonia terkait ventilator (VAP/ Ventilator associated Penumonia) masih menjadi penyebab penting dari morbiditas dan mortalitas pasien-pasien yang m...
Vaksinasi Influenza pada Lansia, Mampu Mengurangi Risiko Kejadian Stroke Influenza adalah penyakit infeksi virus pada saluran napas atas dengan gejala demam, batuk, pilek dan sakit kepala. Penyakit ini adalah salah satu pen...
Konsumsi Kopi Bermanfaat untuk Kesehatan Organ Hati. Kopi adalah minuman kedua tersering yang paling populer di dunia setelah air putih dan telah dikonsumsi selama berabad-abad sebelumnya. Diketahui bahw...

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.