Oleh admin kalbemed pada May 14, 2018 06:00

Kalsium plus Vitamin D Bermanfaat untuk Perlemakan Hati

Progresivitas perlemakan hati non-alkoholik (NAFLD) merupakan salah satu masalah metabolik yang sering ditemukan, dan mempunyai kaitan langsung dengan obesitas sentral, intoleransi glukosa, jalur sinyal inflamasi dan dislipidemia. Obesitas sentral menyebabkan resistensi insulin dan inflamasi yang merupakan penyebab utama dari NAFLD.

Bukti menunjukkan bahwa kadar vitamin D dalam serum dikaitkan dengan penyakit metabolik kronik, meliputi resistensi insulin, diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskuler, sindrom metabolik, dan perlemakan hati. Reseptor vitamin D meregulasi metabolisme lemak dan glukosa dalam hati. Vitamin D berperan sebagai agen antiinflamasi, antifibrotik, dan sensitisasi insulin. Defisiensi vitamin D juga terlibat dalam patogenesis NAFLD. Sebagai tambahan, bukti menunjukkan bahwa kadar kalsium serum dikaitkan dengan dislipidemia, gangguan metabolisme glukosa dan resistensi insulin, yang menunjukkan kaitan fisiologik antara kadar kalsium dan progresivitas NAFLD.

Suatu studi juga telah menunjukkan bahwa asupan tinggi kalsium plus vitamin D dapat mencegah perubahan biokimia dan hati.  Suplemen vitamin D dengan kalsium mempunyai manfaat yang lebih besar terhadap progresivitas penyakit pada pasien NAFLD dibandingkan dengan Vitain D saja. Dalam studi yang telah dipublikasikan dalam Jurnal Clinical Nutrition ini semua pasien mendapat diet dengan batasan energi dengan aktivitas fisik terkontrol.  Tujuan studi ini adalah untuk membandingkan efek suplementasi vitamin D dengan atau tanpa kalsium dengan memperhatikan berat badan (dan massa lemak tubuh) sebagai parameter utama, dan metabolisme karbohidrat dan lemak sebagai parameter sekunder, pada pasien NAFLD setelah program penurunan berat badan 12 minggu.

Studi tersebut dilakukan selama 12 minggu, secara acak, tersamar ganda, dengan kontrol, pada 120 pasien NAFLD yang mendapat vitamin D 25 mcg (n=37), calcium carbonate 500 mg + vitamin D 25 mcg (n=37), atau plasebo (n=36) setiap hari bersama makan siang dan semua pasien mengikuti program penurunan berat badan.

Hasil studi menunjukkan bahwa terjadi penurunan berat badan, indeks masa tubuh, dan massa lemak secara bermakna pada setiap kelompok setelah 12 minggu intervensi, tetapi perbedaan antara ketiga kelompok tidak berbeda bermakna. Penurunan bermakna juga terjadi pada gula darah puasa, insulin, resistensi insulin (HOMA-IR) dan kadar trigliserida, serta peningkatan kolesterol HDL tampak setelah 12 minggu studi pada setiap kelompok. Terdapat perbedaan bermakna pada gula darah puasa, HOMA-IR, insulin serum, trigliserida, dan kolesterol HDL  di antara ketiga kelompok setelah 12 minggu studi. Kelompok kalsium plus vitamin D menunjukkan penurunan yang bermakna pada kadar ALT dan gula darah puasa, serta peningkatan kadar kolesterol HDL dibandingkan dengan kelompok vitamin D.

Dari hasil studi disimpulkan bahwa suplementasi kalsium plus vitamin D selama 12 minggu efektif untuk memperbaiki parameter biokimia pada pasien NAFLD. Namun studi dengan kontrol yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi penemuan ini. [EKM]


Image: Ilustrasi
Referensi:
1. Lorvand Amiri H, Agah S, Tolouei Azar J, Hosseini S, Shidfar F, Mousavi SN. Effect of daily vitamin D supplementation with and without calcium on disease regression in non-alcoholic fatty liver patients following an energy-restricted diet: Randomized, controlled, double-blind trial. Clin Nutr. 2017;36(6):1490-7. doi: 10.1016/j.clnu.2016.09.020.
2. Zarghani SS, Soraya H, Alizadeh M. Calcium and vitamin D3 combinations improve fatty liver disease through AMPK-independent mechanisms. Eur J Nutr 2016; 57(2):1-10. DOI: 10.1007/s00394-016-1360-4

Related Articles

Efek Pleiotrofik, Atorvastatin Membantu Memperbaiki Kasus Bronkiektasis Bronkiektasis dicirikan dengan kerusakan saluran napas menetap dan peradangan neutrofilik berlebih pada saluran napas, selain adanya kolonisasi bakter...
Vitamin C Membantu Menurunkan Gula Darah Puasa Pasien Diabetes Diabetes melitus yang merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia telah menunjukkan peningkatan kejadian. Berbagai penelitian telah menunjukkan pe...
Probiotik Membantu Menjaga Kesehatan Gigi Penyakit periodontal adalah salah satu dari penyakit yang paling sering diderita di masyarakat. Ketidak seimbangan flora mikroba mulut adalah suatu ri...
Larutan Polihexanide Menurunkan Kolonisasi Bakteri pada Luka Traumatik Luka traumatik adalah luka yang terjadi sebagai akibat dari trauma atau kecelakaan. Dengan perawatan yang baik, luka traumatik dapat sembuh secara fis...
Parasetamol Intravena Bermanfaat untuk Penanganan Nyeri Paska Tonsilektomi Nyeri paska tonsilektomi merupakan salah satu hal yang menjadi perhatian pada pasien pasca operasi. Pemberian analgesik sering tidak adekuat pada kasu...

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.