Oleh Admin Kalbe Medical pada April 03, 2018 07:30

Kombinasi Glisodin dengan Wolfberry dapat Meningkatkan Kadar SOD dalam Tubuh

Penyerapan SOD (Super Oxide Dismutase) yang masuk melalui oral sangat sedikit karena enzim pencernaan akan dengan cepat merusak dan menonaktifkan SOD yang tertelan, maka diciptakanlah SOD yang dilapisi dengan gliadin, di mana gliadin berfungsi sebagai pelindung agar dapat melewati enzim pencernaan dan masuk ke dalam usus untuk diserap ke aliran darah, yaitu GliSODin. Dari penelitian didapatkan bahwa Glisodin membantu meningkatkan aktivitas antiinflamasi dan meningkatkan ketahanan sel darah merah akibat induksi stres oksidatif. Selain itu, Glisodin juga berfungsi untuk melindungi terhadap kematian sel yang disebabkan oleh stres oksidatif.

Dari penelitian yang memeriksa manfaat SOD di manusia, diperiksa pada 12 relawan setengah baya yang diberikan 2000 mg SOD selama 2 minggu setiap hari didapatkan peningkatan 30% serum SOD dan penurunan 47% kadar hidrogen peroksida dalam darah. Enzim katalase juga meningkat sebesar 47% pada percobaan ini. Dalam penelitian lain pada 30 orang dengan artritis dan kondisi peradangan lainnya, diberikan SOD selama 4 minggu. Di evaluasi mengenai rasa sakit, didapatkan penurunan hingga 71% dan tidak ada perubahan pada kelompok plasebo. Profil keamanan Glisodin juga baik, tidak ada efek samping serius yang dilaporkan pada penggunaan Glisodin ini.

Selain itu, SOD juga memiliki manfaat untuk melindungi kulit terhadap kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV). Penelitian secara acak tersamar ganda dengan kontrol plasebo, didapatkan pada 50 sukarelawan untuk sinar UV sekali seminggu selama 4 minggu. Pasien dengan pemberian Glisodin mampu bertahan 8x lebih banyak pada paparan sinar UV dibanding mereka yang menerima plasebo. Manfaat lain dari Glisodin adalah mengurangi peradangan kulit lebih cepat dan penyembuhan kemerahan lebih baik. Glisodin juga memiliki banyak manfaat lain, seperti pada pasien kencing manis, terapi hiperbarik, dan penyakit akibat radikal bebas lainnya.

Maka, muncullah penelitian penggunaan wolfberry sebagai antioksidan yang meningkatkan ketersediaan SOD diseluruh tubuh. Wolfberry banyak digunakan di Cina sebagai obat tradisional dalam memperbaiki sistem kekebalan tubuh, penglihatan, sirkulasi darah, produksi sperma, dan untuk mendetoksifikasi dan melindungi hati. Wolfberry mengandung polifenol, karotenoid, zeaxanthin, lutein, beta-cryptoxanthin, lycopene, vitamin C, B1, B2, dan niasin, serta mineral penting lainnya seperti seng, besi, tembaga, kalsium, selenium, dan fosfor. Wolfberry efektif dalam mencegah terbentuknya radikal bebas. Wolfberry juga dipercaya dapat meningkatkan aktivitas SOD di dalam tubuh.

Penelitian yang dilakukan untuk menguji wolfberry pada subjek yang kekurangan oksigen. Didapatkan bahwa pada yang menerima wolfberry menunjukkan aktivitas SOD yang lebih tinggi dan kapasitas antioksidan dibandingkan dengan plasebo. Wolfberry dapat melindungi dari kondisi kerusakan karena iskemia. Selain itu, karena efeknya yang dapat meningkatkan SOD, hal ini juga bermanfaat bagi pankreas, organ penghasil insulin sehingga juga bermanfaat pada pasien diabetes. Pada penelitian penuaan kulit, ekstrak wolfberry dan asam jeruk secara signifikan meningkatkan aktivitas SOD dan kandungan kolagen di kulit. Selain itu, kombinasi ini juga dapat memperbaiki pertumbuhan rambut.

Kesimpulan: Kesadaran akan pentingnya antioksidan untuk mencegah penyakit akibat radikal bebas mengantarkan para ilmuwan untuk meneliti hal-hal baru yang bermanfaat sebagai antioksidan. Salah satunya adalah tanaman wolfberry. Wolfberry memiliki efek meningkatkan SOD (antioksidan kuat dan berpotensi tinggi dalam mengurangi peradangan, penyakit, nyeri dan mengurangi penuaan). Penggabungan Glisodin dan Wolfberry menjanjikan fungsi yang sinergis dan efektif dalam meningkatkan level SOD dan aktivitas di dalam tubuh. (AFY)

Image : Ilustrasi
Referensi:
1.Barclay L. Replenishing the aging body antioxidant defense. Life Extension. 2007.
2.Gross PM, Zhang X, Zhang R. Wolfberry: Nature’s bounty of nutrition and health. Booksurge Publishing; 2006.
3.Wu SJ, Ng LT, Lin CC. Antioxidant activities of some common ingredients of traditional chinese medicine, Angelica sinensis, Lycium barbarum and Poria cocos. Phytother Res. 2004;18(12):1008-12.

Related Articles

Manfaat Metformin dalam Menurunkan Kematian Semua Sebab dan Munculnya Penyakit Usia Tua Proses penuaan dicirikan dengan adanya kerusakan progresif pada tingkat sel dan organ karena mekanisme tubuh untuk melakukan upaya pencegahan dan perb...
Pemberian Doripenem pada Pasien Hemodialisis Infeksi Pseudomonas aeruginosa adalah masalah kesehatan global yang penting, karena hanya beberapa jenis antibiotik saja yang efektif untuk mengobati ...
Manfaat Pemberian Suplemen SOD pada Terjadinya Kehamilan dengan Cara Inseminasi Intrauterin Saat ini, telah banyak berkembang teknologi reproduksi terbaru untuk menciptakan terjadinya kehamilan. Prosedur inseminasi intrauterine merupakan yang...
Efikasi dan Keamanan Penggunaan Aloclair Gel pada Anak Sebuah penelitian dilakukan untuk menilai efikasi dan keamanan penggunaan obat Aloclair pada anak yang dilakukan dari 2 Januari - 28 Februari 2002. Pe...
Kondisi Pre-diabetes Meningkatkan Risiko Menderita Penyakit Jantung dan Ginjal Temuan dari meta-analisis, studi observasional, dan studi klinik acak menunjukkan bahwa pasien dengan kondisi pre-diabetes memiliki 3-12 kali lipat pe...