Oleh Admin Kalbe Medical pada February 08, 2018 07:30

Probiotik pada Ibu Hamil dapat Menurunkan Gejala Depresi dan Cemas Pasca-persalinan

Depresi pasca-persalinan (PPD/postpartum depression) merupakan sebuah campuran perubahan kompleks dari fisik, emosi, dan tingkah laku yang muncul pada wanita pasca-persalinan. Menurut DSM-5, PPD adalah bentuk depresi mayor yang memiliki onset dalam waktu 4 minggu pasca-persalinan. Diagnosis dari PPD tidak hanya berdasarkan rentang waktu antara persalinan dan onset, namun juga derajat keparahan dari depresi.

PPD dihubungkan dengan depresi persisten, selain itu juga dikaitkan dengan beberapa kasus kematian karena bunuh diri. Gangguan ini dapat mempengaruhi kemampuan ibu dalam merawat dan berikatan dengan bayinya, begitupun kualitas hidup dan fungsi sehari-hari juga terganggu. Sebagai tambahan, depresi maternal dapat menghasilkan efek jangka panjang pada kognitif, sosial-emosi, dan kesehatan anak. Tak hanya itu, PPD juga sering terjadi bersamaan dengan gejala cemas.

Sebuah diet “sehat” yang meliputi buah dan sayuran, gandum, daging, dan ikan tanpa lemak dikaitkan dengan penurunan kemungkinan depresi. Lebih jauh lagi, makanan yang difermentasi menghasilkan transformasi fitokimia menjadi kimia bioaktif yang dapat menurunkan stres oksidatif dan peradangan. Di sisi lain, hubungan antara mikrobiota pencernaan-pencernaan-otak melalui jalur bidireksional yang beragam, termasuk sistem imun, neuroendokrin, HPA axis, metabolisme triptofan asam lemak rantai pendek juga semakin berkembang.

Dalam beberapa studi, ketidakseimbangan mikrobiota pencernaan diakitkan dengan berbagai masalah kesehatan termasuk gangguan neuropsikiatri, seperti autism spectrum disorder, depresi, gangguan cemas. Sebuah terminasi “psikobiotik” mulai dikenal, didefinisikan sebagai organisme hidup yang apabila dikonsumsi dalam jumlah yang adekuat menghasilkan manfaat kesehatan pada pasien dengan gangguan psikiatri. Sejumlah mikroba komensal pencernaan telah dikenal sejak lama sebagai probiotik, secara khusus ada beberapa spesies yang memiliki manfaat pada gangguan psikiatrik seperti  Lactobacillus acidophillus, Lactobacillus casei, Bifidobacterium bifidum, Bifidobacterium longum.

Dalam sebuah studi di New Zealand, dilakukan sebuah uji klinik yang mengevaluasi efek dari Lactobacillus rhamnosus HN001 (HN001) yang diberikan pada wanita hamil dan pasca-persalinan. Pada awalnya, outcome primer dari studi ini adalah kejadian eczema, namun untuk secondary outcome dievaluasi efek probiotik HN001 pada gejala depresi maternal dan cemas di periode pasca-persalinan.

Studi ini merupakan studi acak, tersamar ganda, dengan kontrol plasebo yang dilakukan pada 423 wanita dengan usia kehamilan 14-16 minggu. Wanita ini secara acak mendapatkan HN001 atau plasebo dari awal studi sampai 6 bulan pasca-persalinan jika menyusui. Dalam menilai subjek, versi termodifikasi dari Edinburgh Postnatal Depression Scale and State TraitAnxiety Inventory digunakan untuk menilai gejala depresi dan cemas pasca-persalinan. Subjek studi ini masing-masing mendapatkan secara acak plasebo (maltodekstrin jagung) atau probiotik HN001, Lactobacillus rhamnosus HN001 6x109 CFU sekali sehari dari awal studi sampai melahirkan atau dari awal studi sampai 6 bulan pasca-persalinan bila menyusui. Baik plasebo maupun probiotik berbentuk kapsul yang serupa.

Dari studi 212 wanita mendapatkan HN001 dan 211 wanita mendapatkan plasebo, 380 wanita (89,9%) menyelesaikan kuesioner pada outcome psikologis di mana 193 (91,0%) pada kelompok probiotik dan 187 (88,6%) pada kelompok plasebo. Ibu pada kelompok probiotik dilaporkan memiliki skor depresi yang lebih rendah secara bermakna secara statistik dan skor cemas yang juga lebih rendah dibandingkan kelompok plasebo. Tingkat kecemasan yang secara klinis relevan pada skrining (skor >15) ditemukan lebih rendah pada ibu yang mendapatkan probiotik.

Dari studi ini, kita dapat temukan bahwa probiotik memiliki efek penurunan terhadap gejala depresi dan cemas yang pada studi ini subjeknya adalah wanita pasca-persalinan dan mungkin efek ini tidak dapat digeneralisasi pada probiotik lain, namun studi ini dapat menjadi gerbang untuk dilakukannya studi yang lebih mendalam dan lebih jelas. (OEP)

Image : Ilustrasi
Referensi:
1.Postpartum depression [Internet]. [cited 2018 Janurary 31]. Available from: https://www.webmd.com/depression/guide/postpartum-depression#1.
2.Slykerman RF, Hood F, Wickens K, Thompson JMD, Barthow C, Murphy R, et al. Effect of Lactobacillus rhamnosus HN001 in pregnancy on postpartum symptoms of depression and anxiety: A randomised double-blind placebo-controlled trial. EbioMedicine. 2017;24:159-65.
3.Misra S, Mohanty D. Psychobiotics: A new approach for treating mental illness. Critical Reviews in Food Science and Nutrition. DOI: 10.1080/10408398.2017.1399860.

Related Articles

Konsumsi Antioksidan Berpotensi Bermanfaat Untuk Bercak Hitam pada Kulit Sebuah regimen penggunaan antioksidan topikal dengan potensi tinggi yang diikuti oleh tabir surya berbasis mineral dapat membantu memperbaiki kerusaka...
Probiotik Mencegah Terjadinya Pneumonia pada Pasien yang Menggunakan Ventilator Pneumonia terkait ventilator (VAP/Ventilator associated Penumonia) masih menjadi penyebab penting dari morbiditas dan mortalitas pasien-pasien yang me...
Denosumab telah Disetujui oleh US FDA untuk Pasien dengan Multipel Mieloma US FDA menyetujui perluasan indikasi denosumab untuk memasukkan penyakit multipel mieloma. Sebelumnya denosumab diindikasikan untuk pencegahan kejadia...
International Childhood Cancer Day 2018 Tanggal 15 Februari merupakan Hari Kanker Anak Internasional yang menyoroti kebutuhan akan tindakan secara global terpadu untuk mengatasi tantangan ya...
Manfaat Breastfeeding untuk Kesehatan Kardiometabolik Nutrisi selama periode penting di awal kehidupan dapat mempengaruhi dan memprogram kesehatan kardiometabolik (jantung dan sistem metabolisme) di masa ...

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.