Oleh Admin Kalbe Medical pada January 10, 2018 07:30

Penambahan Sinbiotik Efektif dalam Mengeradikasi Infeksi H.pylori pada Anak

Infeksi yang disebabkan oleh Helicobacter pylori sering ditemukan pada negara berkembang; data menyebutkan sekitar 50% penduduk di seluruh dunia terinfeksi oleh bakteri ini, populasi anak pun tidak luput dari infeksi ini. Rekomendasi pengobatan infeksi Helicobacter pylori untuk anak muncul tahun 2011, berupa: PPI (proton-pump inhibitors)+amoxicillin+imidazole atau PPI+amoxicillin+clarithromycin atau Garam Bismuth+amoxicillin+imidazole atau terapi sekuensial seama 7 sampai 14 hari sebagai pilihan terapi lini pertama. Kegagalan juga teramati pada pasien anak, walaupun sudah ada rekomendasi terapi. Penyebab utama dari kegagalan terapi adalah noncompliance dari pasien dan resistensi antibiotik karena overuse/misuse.

Pada beberapa uji klinik sebelumnya telah dilakukan penelitian pemberian probiotik pada kasus infeksi Helicobacter pylori, namun jarang dilakukan pada usia anak. Dari sebuah uji klinik tahun 2016, penambahan probiotik dikaitkan dengan perbaikan dari rate eradikasi H.pylori. Tidak hanya meningkatkan angka eradikasi, tapi juga menurunkan efek samping yang berkaitan dengan antibiotik seperti mual, muntah, diare, dan nyeri epigastrium. Hal ini menyebabkan terjadi perbaikan pada toleransi medikasi dan compliance pasien.

Untuk mengetahui apakah sinbiotik memiliki efek yang sama dengan probiotik, dilakukan uji klinik yang mengevaluasi efek dari penambahan B.lactis + inulin yang merupakan kombinasi prebiotik dan probiotik --> sinbiotik pada regimen terapi tripel untuk eradikasi H.pylori. Uji klinik dilakukan pada total 100 anak yang terdiagnosis mengalami infeksi H.pylori. Total 100 pasien tersebut dibagi kedalam 2 kelompok; kelompok pertama 50 anak mendapatan regimen terapi tripel (lansoprazole + amoxicillin + clarithromycin) untuk 14 hari dan mendapatkan suplemen sinbiotik dan kelompok kedua mendapat regimen terapi tripel yang sama namun tidak mendapatkan tambahan suplemen sinbiotik.

Dari uji klinik ini ditemukan eradikasi dari H.pylori dicapai oleh 88% di grup dengan sinbiotik dan 72% pada kelompok non-sinbiotik, perbandingan kedua kelompok ini cukup bermakna. Selain itu, pada kelompok non-sinbiotik juga ditemukan pasien lebih banyak mengalami nyeri perut pada hari ke-3 dan ke-14 terapi. Ditemukan juga pasien dengan sinbiotik lebih sedikit mengalami diare dan secara statistik, terdapat perbedaan bermakna.

Dengan penambahan sinbiotik pada terapi tripel ini efektif dalam mengeradikasi infeksi H.pylori pada anak dan dapat mengurangi munculnya gejala seperti nyeri perut, diare, dan muntah. Uji klinik ini juga menggambarkan bagaimana perbaikan toleransi dari terapi eradikasi juga dapat menurunkan kegagalan terapi. (OEP)

Image : Ilustrasi
Referensi:
1.Sirvan BN, Usta MK, Kizilkan NU, Urganci N. Are synbiotic added to the satndard therapy to eradicate Helicobacter pylori in children beneficial? A randomized controlled study. Euroasian Journal of Hepato-Gastroenterology. 2017;7(1):17-22.
2.Lau CS, Ward A, Chamberlain RS. Probiotics improve the efficacy of standard triple therapy in the eradication of Helicobacter pylori: A meta analysis. 2016;6(9):275-89.

Related Articles

Mouthwash Menggunakan Probiotik dapat Bermanfaat Mengontrol Terjadinya Plak Gigi dan Gingivitis Dalam sebuah literatur disebutkan bahwa dalam rongga mulut orang dewasa diperkirakan lebih dari 500 spesies dapat hidup dan berkoloni. Lebih jauh lagi...
Oligosakarida, Manfaat Lain Sebagai Laksatif Oligosakarida, selain mempunyai manfaat sebagai prebiotik, juga memberikan nilai tambah yang lain, salah satunya sebagai laksatif. Hasil penelitian me...
Benarkan Probiotik Mempunyai Efek Antioksidan? Probiotik didefinisikan sebagai mikroorganisme hidup yang jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu memberikan manfaat  terhadap kesehatan pejamu.&nb...
EPA dan DHA Mampu Mempertahankan Sel CD4+ Pasien Kanker Payudara Cell-mediated immune response (IR) berperan penting pada imunoediting kanker. Sel T CD4+ dan CD8+ merupakan limfosit utama yang terlibat pada cell-med...
Anemia pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Meningkatkan Risiko Terjadinya Stroke Hemoragik Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan di Jepang, disimpulkan bahwa pasien dialisis yang mengalami anemia dengan kadar Hb 9,7 g/dL atau kurang ...

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.