Oleh Admin Kalbe Medical pada November 14, 2017 07:30

Pemberian Suplemen Vitamin D pada Ibu Hamil Bermanfaat Mengurangi Risiko Asma pada Anak

Vitamin D adalah vitamin larut lemak yang memiliki banyak fungsi dalam tubuh manusia. Meskipun tubuh manusia secara alami mampu untuk memproduksi vitamin D, akan tetapi pada ibu hamil seringkali mengalami kekurangan vitamin D. Vitamin D memiliki banyak fungsi dalam tubuh manusia antara lain: merangsang proses regenerasi tulang, meningkatkan penyerapan kalsium, meningkatkan daya tahan terhadap infeksi dan regulator sistem imun. Terkait peran vitamin D sebagai regulator sistem imun, telah ada beberapa penelitian yang menghubungkan pemberian suplemen vitamin D dengan risiko eksaserbasi asma yang lebih rendah.

Mengingat pentingnya vitamin D untuk sebagai regulator sistem imun, maka dr. Wolsk dan tim dari Norwegia melakukan sebuah uji klinik untuk mengevaluasi manfaat pemberian suplemen vitamin D pada ibu hamil, terhadap risiko asma pada anak usia 0 – 3 tahun. Uji klinik ini diterbitkan di Jurnal Plos One tahun 2017.

Ada 2 uji klinik yang dilakukan, yaitu uji klinik VDAART dengan jumlah subjek sebanyak 806 pasien dan uji klinik COPSAC2010 dengan jumlah subjek sebanyak 581 pasien. Pada uji klinik VDAART, subjek diacak untuk mendapatkan suplemen vitamin D 4000 IU/hari atau plasebo, sedangkan pada uji klinik COPSAC2010 subjek diacak untuk mendapatkan suplemen vitamin D 2400 IU/hari atau plasebo. Sebagai terapi kontrol, semua subjek mendapatkan suplemen vitamin D 400 IU/hari.

Parameter yang dievaluasi adalah kejadian asma pada anak usia 0 – 3 tahun. Setelah 2 uji klinik ini selesai kemudian dievaluasi hasilnya, didapatkan bahwa terdapat penurunan risiko asma sebesar 25% pada anak apabila ibu hamil mengonsumsi suplemen vitamin D sebelum kelahiran.

Kesimpulan:
Uji klinik dari Denmark ini menunjukkan bahwa pemberian suplemen vitamin D dosis tinggi 2400 – 4000 IU/hari pada ibu hamil, dapat bermanfaat mengurangi risiko terjadinya asma pada anak usia 0 – 3 tahun. (NNO)

Image : Ilustrasi
Referensi:
Wolsk HM, Chawes BL, Litonjua AA, Hollis BW, Waage J, Stokholm J, et al. Prenatal vitamin D supplementation reduces risk of asthma/recurrent wheeze in early childhood: A combined analysis of two randomized controlled trials. PloS One. 2017;12(10):e0186657.

Related Articles

Pengobatan dengan Erdosteine Bermanfaat Mengurangi Frekuensi Gejala dan Durasi Eksaserbasi Penyakit Paru Kronik PPOK (penyakit paru obstruktif kronik) adalah penyakit peradangan kronik pada saluran napas bawah yang ditandai oleh sesak napas dan batuk dengan prod...
Pengobatan dengan Atacicept Efektif untuk Memperbaiki Gejala Penyakit Lupus Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau yang lebih dikenal dengan penyakit lupus adalah penyakit autoimun sistemik kronik dengan gejala yang timbul pa...
6 Tips Menghindari Kesalahan Cara Penggunaan Obat Berikut 6 tips bagaimana menghindari terjadinya kesalahan pengobatan : 1. Cari tahu dan periksa kembali nama obat yang Anda terima. Daripada me...
Jangan Abaikan Fungsi Ginjal Sisa, Meskipun Hanya Sedikit Meskipun hanya dalam jumlah yang sedikit, fungsi ginjal sisa pada pasien dengan hemodialisis dapat terus menyumbang bersihan solut (zat terlarut) yang...
Kopi Bermanfaat untuk Kesehatan Organ Hati Kopi adalah minuman kedua tersering yang paling populer di dunia setelah air putih dan telah dikonsumsi selama berabad-abad sebelumnya. Diketahui bahw...

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.