Oleh admin kalbemed pada November 13, 2017 06:00

Kopi Bermanfaat untuk Kesehatan Organ Hati

Kopi adalah minuman kedua tersering yang paling populer di dunia setelah air putih dan telah dikonsumsi selama berabad-abad sebelumnya. Diketahui bahwa 2,25 milyar gelas kopi dikonsumsi setiap hari di seluruh dunia dan jumlah ini semakin hari semakin bertambah. Kopi sendiri merupakan campuran kompleks dari protein, karbohidrat, lemak, kalium, magnesium, antioksidan, dan kafein. Kopi telah diduga memiliki manfaat bagi kesehatan.

Beberapa bukti terbatas menyebutkan bahwa kopi menurunkan beberapa risiko dari kanker seperti kanker kolorektal, hati, ginjal, ovarium, pankreas, esofagus, endometrium, dan faring. Beberapa juga menyebutkan bahwa kopi dikaitkan dengan peningkatan risiko dari penyakit kardiovaskuler dan hipertensi. Selain itu, kopi juga disebutkan menurunkan risiko dari perkembangan diabetes tipe 2, sindrom metabolik, dan mencegah diabetes gestasional. Konsumsi kopi yang sedang menurunkan risiko dari kondisi neurodegeneratif seperti Parkinson dan Alzhiemer.

Studi sebelum ini menyebutkan bahwa konsumsi hati dikaitkan dengan penurunan risiko kanker hati, lebih tepatnya karsinoma hepatoseluler. Saat ini terdapat bukti yang muncul bahwa kopi memiliki efek hepatoprotektor dalam berbagai kondisi kelainan hati, dimulai dari peningkatan enzim hati, fibrosis hati, dan juga karsinoma hepatoseluler.

Pada populasi sehat juga ditemukan risiko penyakit yang lebih rendah serta nilai AST/ALT Gamma-GT yang lebih rendah pada orang yang mengonsumsi kopi secara rutin. Saat ini dengan berkembangnya teknologi Transient elastography dengan fibroscan yang diketahui cukup akurat dan cukup sensitif dapat menjadi metode non-invasif untuk mengetahui fibrosis hati dan perlemakan hati. Pada studi yang mengukur hubungan kekakuan hati dan konsumsi kopi diperiksa melalui fibroscan.

Pada sebuah studi yang melibatkan sebanya 1018 subyek  (155 pasien perlemakan hati, 378 penyakit hepatitis virus V,dan  485 penyakit hepatitis virus B). Pasien ini diteliti menurut jumlah konsumsi kopinya dalam 1 hari. Studi ini menemukan asupan kopi 2/lebih kopi dalam sehari berhubungan dengan kekakuan hati yang lebih rendah.   Di studi lain dengan 2424 subyek, diketemukan hubungan antara konsumsi kopi dan penurunan kekakuan hati dikonfirmasi dengan regresi multi variabel.

Pada kesimpulannya, berdasarkan 2 studi ini dapat ditemukan bahwa konsumsi kopi dapat menurunkan kejadian kekakuan hati pada populasi umum maupun pasien dengan gangguan hati. (OLV)



Image: Ilustrasi
Referensi:
1. Hodge A, Lim S, Goh E, Wong O, Marsh P, Knight V, et al. Coffee intake is associated with lower liver stiffness in patients with non-alcoholic fatty liver disease, hepatitis c, and hepatitis b. Nutrients. 2017;9(56):1-9.
2. Alferink LJM, Fittipaldi J, Keifte-de Jong JC, Taimr P, Hansen BE, Metseelar HJ, et al. Coffee and herbal tea consumption is associated with lower liver stiffness in the general population: The Rotterdam study. J Hepatol. 2017;67(2):339-48.


Related Articles

Pengobatan dengan Erdosteine Bermanfaat Mengurangi Frekuensi Gejala dan Durasi Eksaserbasi Penyakit Paru Kronik PPOK (penyakit paru obstruktif kronik) adalah penyakit peradangan kronik pada saluran napas bawah yang ditandai oleh sesak napas dan batuk dengan prod...
Pengobatan dengan Atacicept Efektif untuk Memperbaiki Gejala Penyakit Lupus Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau yang lebih dikenal dengan penyakit lupus adalah penyakit autoimun sistemik kronik dengan gejala yang timbul pa...
6 Tips Menghindari Kesalahan Cara Penggunaan Obat Berikut 6 tips bagaimana menghindari terjadinya kesalahan pengobatan : 1. Cari tahu dan periksa kembali nama obat yang Anda terima. Daripada me...
Jangan Abaikan Fungsi Ginjal Sisa, Meskipun Hanya Sedikit Meskipun hanya dalam jumlah yang sedikit, fungsi ginjal sisa pada pasien dengan hemodialisis dapat terus menyumbang bersihan solut (zat terlarut) yang...
Pemberian Suplemen Vitamin D pada Ibu Hamil Bermanfaat Mengurangi Risiko Asma pada Anak Vitamin D adalah vitamin larut lemak yang memiliki banyak fungsi dalam tubuh manusia. Meskipun tubuh manusia secara alami mampu untuk memproduksi vita...

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.