Oleh Admin Kalbe Medical pada November 10, 2017 07:30

Asupan Magnesium dapat Menurunkan Risiko Terjadinya Hipertensi

Tingkat kejadian hipertensi yang terus meningkat menyorot perhatian akan faktor-faktor risiko hipertensi di seluruh dunia. Penyebab-penyebab hipertensi meliputi merokok, gaya hidup banyak duduk, asupan tinggi natrium, dan kurangnya asupan mineral lain seperti kalium, kalsium, dan magnesium. Magnesium merupakan nutrien mineral yang menduduki peringkat keempat jumlah terbesar dalam tubuh manusia dan memegang peranan penting dalam regulasi tekanan darah, metabolisme insulin, otot kardiak, dan metabolisme adenosine triphosphate (ATP).

Pengaruh asupan magnesium pada tekanan darah telah dipelajari pada penelitian-penelitian sejak tahun 1980-an. Beberapa penelitian mendukung adanya peranan defisiensi magnesium akibat kurangnya asupan diet dan/atau asupan magnesium dalam perkembangan hipertensi. Namun, temuan-temuan klinis yang dipublikasikan terkait hal hubungan antara asupan magnesium dan tekanan darah masih inkonsisten. Demikian halnya dengan asosiasi antara asupan magnesium dalam diet dan risiko hipertensi. Hal ini mendasari Han, et al, membuat studi meta-analisis dose-response untuk menjelaskan secara kuantitatif asosiasi antara asupan magnesium diet dan risiko hipertensi.

   
Sebanyak 20.119 kasus hipertensi dan 180.566 pasien dalam 10 studi kohort prospektif diikutsertakan dalam studi. Didapatkan adanya asosiasi terbalik antara asupan magnesium diet dan risiko hipertensi dari perbandingan antara kelompok asupan magnesium tertinggi dan terendah. Setiap kenaikan asupan magnesium sebesar 100 mg/hari berhubungan dengan 5% penurunan risiko hipertensi. Hubungan antara konsentrasi magnesium serum dan risiko hipertensi hanya ditemukan sedikit.


Kesimpulan yang dapat diambil antara lain asupan magnesium menurunkan risiko terjadinya hipertensi dengan pola terkait-dosis, konsumsi magnesium seringkali inadekuat dan rendah di kalangan populasi dewasa di seluruh dunia, maka disarankan untuk meningkatkan asupan magnesium dari diet. Tidak ditemukan hubungan bermakna secara statistik antara konsentrasi magnesium serum dan risiko hipertensi. Data tentang asupan magnesium diet dosis tinggi masih jarang dan dibutuhkan penelitian lebih lanjut. (JCH)


Image : Ilustrasi
Referensi:
1.Hedong Han, Xin Fang, Xin Wei, Yuzhou Liu, Zhicao Jin, Qi Chen, et al. Dose response relationship between dietary magnesium intake, serum magnesium concentration and risk of hypertension: a systematic review and meta-analysis of prospective cohort studies. Nutr J. 2017; 16: 26.
2.Bo S, Pisu E. Role of dietary magnesium in cardiovascular disease prevention, insulin sensitivity and diabetes. Curr Opin Lipidol. 2088;19:50-6.
3.Rosanoff A, Weaver CM, Rude RK. Suboptimal magnesium status in the United States: are the health consequences underestimated? Nutr Rev. 2012;70:153-64.

Related Articles

Pengobatan dengan Erdosteine Bermanfaat Mengurangi Frekuensi Gejala dan Durasi Eksaserbasi Penyakit Paru Kronik PPOK (penyakit paru obstruktif kronik) adalah penyakit peradangan kronik pada saluran napas bawah yang ditandai oleh sesak napas dan batuk dengan prod...
Pengobatan dengan Atacicept Efektif untuk Memperbaiki Gejala Penyakit Lupus Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau yang lebih dikenal dengan penyakit lupus adalah penyakit autoimun sistemik kronik dengan gejala yang timbul pa...
6 Tips Menghindari Kesalahan Cara Penggunaan Obat Berikut 6 tips bagaimana menghindari terjadinya kesalahan pengobatan : 1. Cari tahu dan periksa kembali nama obat yang Anda terima. Daripada me...
Jangan Abaikan Fungsi Ginjal Sisa, Meskipun Hanya Sedikit Meskipun hanya dalam jumlah yang sedikit, fungsi ginjal sisa pada pasien dengan hemodialisis dapat terus menyumbang bersihan solut (zat terlarut) yang...
Pemberian Suplemen Vitamin D pada Ibu Hamil Bermanfaat Mengurangi Risiko Asma pada Anak Vitamin D adalah vitamin larut lemak yang memiliki banyak fungsi dalam tubuh manusia. Meskipun tubuh manusia secara alami mampu untuk memproduksi vita...

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.