Oleh Admin Kalbe Medical pada August 07, 2017 07:30

Efektivitas Metformin dalam Mencegah Munculnya Diabetes pada Wanita eks-GDM

Konsumsi metformin dalam jangka panjang menunjukkan efek yang kuat dalam mencegah progresivitas DM tipe 2 di antara wanita dengan riwayat diabetes gestasional (gestational diabetes/GDM). Bukti tersebut dipresentasikan pada sesi ilmiah American Diabetes Association (ADA) 2017. Temuan ini berasal dari Diabetes Prevention Program (DPP) dan fase ekstensi yang dilakukannya. DPP ini telah berjalan selama 15 tahun, di mana wanita dengan riwayat GDM yang mengonsumsi metformin masih mengalami 41% penurunan risiko DM tipe 2, jika dibandingkan dengan penurunan sebesar 11% dari wanita yang telah melahirkan tanpa riwayat GDM. Hal tersebut tentu berbeda dengan hasil keseluruhan bahwa metformin menurunkan risiko DM tipe 2 sebesar 18% pada studi kohort secara keseluruhan.
   
DPP dimulai di tahun 1996 dan mengikuti mereka yang memiliki risiko tinggi diabetes berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) dan gangguan toleransi glukosa. Pasien dilakukan randomisasi menjadi 3 kelompok, yaitu: intervensi gaya hidup dengan diet dan olahraga; metformin 850 mg dua kali sehari; atau plasebo. Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, bahwa kelompok yang diberikan plasebo mengalami diabetes dengan angka 11% per tahun, sedangkan kelompok intervensi gaya hidup terkait dengan penurunan sebesar 58% risiko diabetes, dan kelompok yang mendapat metformin terkait dengan penurunan sebesar 31% dari risiko tersebut.

   
Pada analisis originalnya, metformin menurunkan risiko diabetes di masa yang akan datang sebesar 51% pada wanita dengan riwayat GDM. Dua sub-kelompok pasien juga nampaknya mendapatkan manfaat dari metformin, yaitu mereka dengan usia <60 tahun dan mereka dengan IMT >35 kg/m2. Sebagai akhir dari studi DPP di tahun 2002, plasebo dihentikan, dan semua pasien direkomendasikan intervensi gaya hidup. Metformin tetap dilanjutkan pada kelompok yang sebelumnya telah mendapat metformin. Fase ekstensi tersebut diberi nama Diabetes Prevention Program Outcomes Study (DPPOS) dan dimulai tahun 2003. Sampai saat ini masih berlangsung, dengan 88% dari total partisipan sebelumnya.


Seiring dengan berjalannya waktu, 31% penurunan risiko diabetes di awal yang terlihat dengan metformin semakin memudar menjadi 18% dalam jangka waktu 10 tahun dan berikutnya stabil. Penurunan 18% tersebut merupakan hasil secara keseluruhan, dibandingkan pasien hanya dengan plasebo. Setelah 15 tahun, perbedaan antara sub-kelompok yang mendapatkan manfaat metformin juga memudar, sehingga manfaat metformin bagi semua kelompok tidak ada perbedaan yang bermakna, kecuali pada wanita dengan GDM.


David M Nathan, MD, direktur dari the Diabetes Center di Massachusetts General Hospital, Boston, dan sekaligus menjadi peneliti DPP menyatakan bahwa dengan adanya hasil ini maka akan semakin menegaskan efikasi jangka panjang metformin dalam menurunkan perkembangan diabetes dan mendukung perluasannya dalam pencegahan mereka dengan risiko tinggi. Namun, intervensi gaya hidup haruslah menjadi pilihan utama untuk dilakukan pada orang dengan risiko tinggi tersebut. (PMD)


Image : Ilustrasi
Referensi:
1.MacReady N. Metformin particularly effective in those with history fo GDM [Internet]. 2017 [cited 2017 July 21]. Available from: http://www.medscape.com/viewarticle/882286.
2.169-OR / 169 - Effect of metformin on diabetes prevention at 15 years: Identification of subgroups most likely to benefit, Diabetes Prevention Program (DPP) Research Group [Internet]. 2017 [cited 2017 July 27]. Available from: http://www.abstractsonline.com/pp8/#!/4297/presentation/45440.

Related Articles

Pemberian Terapi Empagliflozin Bermanfaat sebagai Proteksi Ginjal Data terbaru dari studi EMPA-REG-OUTCOME memberikan lebih banyak bukti adanya potensi perlindungan ke ginjal setelah pemberian obat diabetes oral sodi...
Pada pasien Jepang, Tofacitinib Efektif Memperbaiki Gejala dan Tanda pada Pasien Psoriasis Sedang – Berat Psoriasis adalah penyakit kronik pada kulit dengan gejala berupa bercak merah yang bersisik yang dapat disertai juga dengan rasa gatal. Dari segi loka...
Cadexomer Iodine Efektif Memperbaiki Kondisi Pasien dengan Ulkus Diabetes yang disertai Biofilm Ulkus diabetes adalalah salah satu komplikasi diabetes yang dapat terjadi pada pasien diabetes. Ulkus diabetes apabila tidak diobati, dapat berujung p...
Efikasi Pemberian Glukagon Nasal pada Kasus Hipoglikemia Berat Terapi kasus hipoglikemia berat pada setting di luar rumah sakit seringkali mengalami keterbatasan, padahal jika tidak ditangani dengan cepat, hipogli...
Secukinumab Efektif untuk Meredakan Gejala Scalp Psoriasis Psoriasis adalah penyakit kronik pada kulit dengan gejala berupa bercak merah yang bersisik yang dapat disertai juga dengan rasa gatal. Dari segi loka...

Comments

Post Comment

Only registered users may post comments.