Oleh Admin Kalbe Medical pada August 03, 2017 07:30

Manfaat Suplementasi Selenium pada Fungsi Kardiovaskular

Selenium merupakan suatu trace element yang penting untuk berbagai fungsi biologi termasuk metabolisme hormon tiroid, sistem pertahanan antioksidan tubuh, sistem imun adaptif dan didapat, serta pencegahan kanker tertentu. Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa suplementasi Se dapat mempengaruhi dan mengontrol migrasi, adherence, dan fagositosis leukosit. Jika tergabung dalam berbagai selenoenzim, Se meningkatkan kapasitas antioksidan dan mempengaruhi jalur sinyal inflamasi yang memodulasi ROS (reactive oxygen species) dengan menghambat kaskade nuclear factor-kappa B (NF-κB), menyebabkan penekanan produksi interleukin dan tumor necrosis factor alpha (TNF-α).

Kumpulan bukti menunjukkan bahwa Se juga penting untuk fungsi optimal dari sistem kardiovaskular. Kadar selenium dalam darah telah secara luas digunakan sebagai petanda biologi untuk penyakit terkait stres oksidatif. Stres oksidatif berperan penting dalam penyakit jantung koroner fase akut dan kronik. Selenium dianggap mempunyai peranan dalam penyakit kardiovaskular karena efek antioksidannya, namun bukti dari studi observasi dan studi acak dengan kontrol masih tidak konsisten dan kontroversial, oleh karena itu dilakukan suatu meta-analisis untuk menilai perbedaan antara bukti studi observasi dan acak. Data dari MEDLINE dan EMBASE yang dianalisis adalah studi prospektif mengenai kaitan antara Se dan penyakit kardiovaskular, dan total meliputi 16 studi observasi prospektif dan 16 studi acak dengan kontrol.

Hasilnya meta-analisis studi prospektif menunjukkan adanya kaitan non-linier antara risiko penyakit kardiovaskular dan konsentrasi selenium dalam darah dengan kisaran 30-165 mcg/L serta manfaat bermakna pada penyakit kardiovaskular dalam kisaran kadar selenium 55-145 mcg/L. Meta-analisis studi acak menunjukkan bahwa suplementasi Se oral (dosis median: 200 mcg/hari) selama 2 minggu hingga 144 bulan secara bermakna meningkatkan konsentrasi Se darah sebesar 56,4 mcg/L (95% CI 40,9 s/d 72,0 mcg/L), di mana suplemen Se oral (dosis median 100 mcg/L) selama 6-114 bulan tidak berdampak pada penyakit kardiovaskular (RR 0,91; 95% CI:0,74 s/d 1,10).
Hasil meta-analisis pada studi prospektif menunjukkan kaitan terbalik yang bermakna antara status Se dan risiko penyakit kardiovaskular. Meskipun peranan suplementasi Se dalam pencegahan penyakit kardiovaskular belum dapat disimpulkan, namun penting untuk mengklarifikasi bahwa defisiensi Se berdampak pada kesehatan, khususnya dalam kaitan dengan penyakit kardiovaskular akut, di mana pasien mengalami peningkatan stres oksidatif. (LAI)

Image : Ilustrasi
Referensi:
1.Sue Miller, Simon W, John R, Fergus Nicol, Karen P, et al. Selenite protects human endothelial cells from oxidative damage and induces thioredoxin reductase. Clinical Science 2001;(100):543–50.
2.Benstoem C, Goetsenich A, Kraemer S, Borosch S, Manzanares W, Hardy G, et al. Review selenium and its supplementation in cardiovascular disease-what do we know? Nutrients 2015;7:3094-118.doi:10.3390/nu7053094
3.Zhang X, Liu C, Guo J, Song Y. Selenium status and cardiovascular diseases: Meta-analysis of prospective observational studies and randomized controlled trials. Eur J Clin Nutr. 2015. doi: 10.1038/ejcn.2015.78.

Related Articles

Pemberian Terapi Empagliflozin Bermanfaat sebagai Proteksi Ginjal Data terbaru dari studi EMPA-REG-OUTCOME memberikan lebih banyak bukti adanya potensi perlindungan ke ginjal setelah pemberian obat diabetes oral sodi...
Pada pasien Jepang, Tofacitinib Efektif Memperbaiki Gejala dan Tanda pada Pasien Psoriasis Sedang – Berat Psoriasis adalah penyakit kronik pada kulit dengan gejala berupa bercak merah yang bersisik yang dapat disertai juga dengan rasa gatal. Dari segi loka...
Cadexomer Iodine Efektif Memperbaiki Kondisi Pasien dengan Ulkus Diabetes yang disertai Biofilm Ulkus diabetes adalalah salah satu komplikasi diabetes yang dapat terjadi pada pasien diabetes. Ulkus diabetes apabila tidak diobati, dapat berujung p...
Efikasi Pemberian Glukagon Nasal pada Kasus Hipoglikemia Berat Terapi kasus hipoglikemia berat pada setting di luar rumah sakit seringkali mengalami keterbatasan, padahal jika tidak ditangani dengan cepat, hipogli...
Secukinumab Efektif untuk Meredakan Gejala Scalp Psoriasis Psoriasis adalah penyakit kronik pada kulit dengan gejala berupa bercak merah yang bersisik yang dapat disertai juga dengan rasa gatal. Dari segi loka...

Comments

Post Comment

Only registered users may post comments.