Oleh Admin Kalbe Medical pada July 10, 2017 07:30

Vitamin D dan Tidur Malam yang Baik dapat Membantu Mengurangi Nyeri

Berdasarkan suatu kajian dari penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Endocrinology mengenai kaitan antara vitamin D, tidur, dan nyeri, para peneliti mengajukan bahwa suplementasi vitamin D bersama dengan tidur malam yang baik, dapat menjadi cara alternatif untuk penatalaksanaan nyeri pada kondisi seperti artritis, nyeri punggung kronik, fibromialgia, dan kram menstruasi.

Dalam artikelnya, para peneliti menggolongkan nyeri ke dalam tiga jenis nyeri utama, yaitu nosiseptik (timbul karena cedera atau kerusakan jaringan dan dideteksi oleh saraf sensorik), neuropatik (timbul karena penyakit atau cedera sistem saraf), dan nyeri psikologikal (emosional). Nyeri diregulasi oleh sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Pada sistem saraf tepi, sistem imun juga berpartisipasi dalam proses inflamasi yang berkontribusi terhadap peningkatan sensitivitas nyeri (hiperalgesia). Tidur merupakan proses biologi yang penting yang diregulasi oleh regio yang berbeda dari sistem saraf pusat, terutama hipotalamus, dalam kombinasi dengan beberapa neurotrasmiter. Efisiensi tidur yang buruk dan gangguan tidur telah menunjukkan berperan penting dalam hiperalgesia, dan dikaitkan dengan kadar vitamin D.

Peran vitamin D pada metabolisme osteomineral telah dikenal baik. Para peneliti juga menjelaskan bahwa selain berperan dalam metabolisme tulang, vitamin D juga berperan dalam proses biologi lain seperti proses sinyal sensorik dan regulasi tidur. Kadar vitamin D juga berbanding terbalik dengan manisfestasi nyeri, dan suplementasi vitamin D dikaitkan dengan kualitas tidur yang baik yang mempunyai peran terapeutik, tidak hanya pada gangguan tidur, tetapi juga dalam mencegah dan terapi kondisi nyeri kronik. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin D dapat mempengaruhi sensitivitas nyeri melalui dua cara, yaitu melalui pengaruhnya pada tidur, dan melalui pengaruhnya pada inflamasi.

Para peneliti juga telah menunjukkan 19 studi (yang dipublikasikan antara 2011 dan 2017) yang menilai peranan vitamin D dalam gangguan tidur. Studi-studi tersebut mengeksplorasi kondisi seperti restless legs syndrome, obstructive sleep apnea, dan narkolepsi, atau menggunakan pengukuran yang lebih umum seperti kualitas tidur dan durasi tidur. Mereka juga menunjukkan16 studi lainnya (yang dipublikasikan antara 2008 dan 2017) yang paling relevan menilai kaitan antara vitamin D dengan kondisi nyeri kronik seperti nyeri muskuloskeletal, fibromialgia, artritis rematoid, sickle cell disease, kanker, dan nyeri punggung bawah.

Berdasarkan kajian studi tersebut, para ahli menunjukkan hasil bahwa nyeri kronik dan gangguan tidur saling berhubungan, di mana defisiensi vitamin D berperan penting. Para ahli mengajukan hipotesis bahwa vitamin D bekerja dengan menstimulasi respons antiinflamasi yang dihasilkan oleh sel imun. Hal ini akan mengurangi sensitivitas nyeri, dan memperbaiki kualitas tidur. Jadi, suplementasi vitamin D bersama dengan tidur malam yang baik, dapat menjadi cara alternatif untuk penatalaksanaan nyeri, sehingga dapat memperbaiki kualitas hidup pasien dan mengurangi beban perawatan kesehatan. (EKM)

Image : Ilustrasi
Referensi:
1.Dsorbello. Vitamin d supplements and good night's sleep may help to manage pain [Internet]. 2017 [cited 2017 July 04]. Available from: https://www.worldhealth.net/forum/topic/ 3733/
2.de Oliveira DL, Hirotsu C, Tufik S, Andersen ML. The interfaces between vitamin D, sleep and pain. J Endocrinol. 2017;234(1):23-36. doi: 10.1530/JOE-16-0514.

Related Articles

Dampak Anemia pada Pasien Pre-dialisis Pasien penyakit ginjal kronik (PGK) memiliki peningkatan risiko dari berbagai penyakit penyerta, termasuk di antaranya adalah kelainan dari kardiovask...
Guselkumab Efektif sebagai Terapi Psoriasis pada Pasien yang Tidak Respons pada Ustekinumab Psoriasis adalah penyakit kronik pada kulit dengan gejala berupa bercak merah yang bersisik yang dapat disertai juga dengan rasa gatal. Dari segi loka...
Peran Probiotik pada Terapi Isoflavone untuk Menopause Gejala menopause yang berat dapat menurunkan kualitas hidup wanita di seluruh dunia. Gejala utama dari sindrom vasomotor (VMS) adalah rasa panas dalam...
Early vs Late Pemberian Nutrisi Parenteral pada Pasien Critical Ill, Kapankah Waktu yang Tepat? Critical ill memicu terjadinya anoreksia dan ketidakmampuan untuk makan secara normal, kondisi ini menyebabkan terjadinya defisiensi nutrisi, hilangny...
Allergen Immunotherapy Bermanfaat Memperbaiki Gejala Rhinoconjungtivitis Alergi Rhinoconjungtivitis alergi adalah penyakit peradangan kronik pada hidung, rongga sinus, dan pada konjungtiva dengan gejala berupa hidung tersumbat, hi...

Comments

hoowei hoowei
## hoowei hoowei
Friday, July 14, 2017 4:53 PM
In spite of planning the stock for that fake rolex sale uptick sought after, this really is everything continues to be. That's not really especially astonishing, obviously. The initial rolex replica sale offered extremely rapidly actually prior to individuals understood it had been disappearing. Whilst right now you are able to nevertheless purchase a fresh replica watches that point is actually quickly vanishing and several sellers happen to be out of stock. This will be obtainable rolex replica however it is not not likely that the utilized 1 will definitely cost greater than a brand new 1 at some time later on. Make sure you call us in the event that you're thinking about obtaining one of these simple excellent replica watches. Not just perform all of us nevertheless possess some leftover.

Post Comment

Only registered users may post comments.