Oleh Admin Kalbe Medical pada July 05, 2017 07:30

Vaksinasi Influenza terhadap ibu dapat Menurunkan Kejadian Infeksi Saluran Napas pada Bayi

Influenza adalah penyakit infeksi virus pada saluran napas atas dengan gejala demam, batuk, pilek, dan sakit kepala. Penyakit ini adalah salah satu penyakit yang banyak terjadi pada manusia di berbagai negara. Pada pasien yang rentan, misalnya pada lansia, penyakit influenza dapat menjadi berat dan dapat berkomplikasi ke saluran napas bawah. Menurut WHO, setiap tahunnya terjadi sekitar 3 juta kasus influenza berat yang mengakibatkan 250 ribu kematian.

Salah satu usaha pencegahan penyakit influenza adalah vaksinasi influenza, yang perlu dilakukan setiap tahun, karena banyaknya mutasi dari berbagai serotipe virus influenza. Kelompok yang disarankan untuk melakukan vaksinasi influenza secara rutin adalah pasien lansia. Selain pasien lansia, saat ini ada dugaan bahwa ibu hamil apabila menggunakan vaksin influenza mungkin dapat memperbaiki data tahan tubuhnya, sehingga memperbaiki kondisi bayi yang dilahirkan. Untuk mengetahui hal ini, maka dr. Nunes dan tim dari Afrika Selatan melakukan sebuah uji klinik yang diterbitkan di jurnal Clinical Infectious Diseases tahun 2017.


Pada tahun 2011 dan tahun 2012, sebanyak 2049 ibu hamil diacak menjadi 2 kelompok, di mana satu kelompok mendapatkan vaksin influenza dan satu kelompok lagi mendapatkan plasebo. Setelah bayi dilahirkan, maka bayi dievaluasi selama 6 bulan untuk dibandingkan kejadian infeksi saluran napas di antara kedua kelompok tersebut. Terdapat 1026 bayi yang lahir dari kelompok vaksin dan 1023 bayi yang lahir dari kelompok plasebo. Hasilnya kejadian infeksi saluran napas akut pada bayi yang lahir dari kelompok vaksin secara bermakna lebih rendah dari bayi yang lahir dari kelompok plasebo (3,4% vs 6,0%; efikasi vaksin 43,1% dengan nilai p=0,05).


Kesimpulan:
Vaksinasi influenza pada ibu hamil, dapat bermanfaat memperbaiki daya tahan ibu, juga berdampak positif terhadap daya tahan bayi yang dilahirkan, berupa penurunan kejadian infeksi saluran napas akut pada bayi, selama 6 bulan pertama. (NNO)

Image : Ilustrasi
Referensi:
1.WHO. Influenza (Seasonal) [Internet]. 2016. [cited 2017 Jun 23]. Available from: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs211/en/
2.Nunes MC, Cutland CL, Jones S, Downs S, Weinberg A, Ortiz JR, et al. Efficacy of maternal influenza vaccination against all-cause lower respiratory tract infection hospitalizations in young infants: Results from a randomized controlled trial. Clin Infect Dis Off Publ Infect Dis Soc Am. Clin Infect Dis. 2017 May 29. doi: 10.1093/cid/cix497.

Related Articles

Dampak Anemia pada Pasien Pre-dialisis Pasien penyakit ginjal kronik (PGK) memiliki peningkatan risiko dari berbagai penyakit penyerta, termasuk di antaranya adalah kelainan dari kardiovask...
Guselkumab Efektif sebagai Terapi Psoriasis pada Pasien yang Tidak Respons pada Ustekinumab Psoriasis adalah penyakit kronik pada kulit dengan gejala berupa bercak merah yang bersisik yang dapat disertai juga dengan rasa gatal. Dari segi loka...
Peran Probiotik pada Terapi Isoflavone untuk Menopause Gejala menopause yang berat dapat menurunkan kualitas hidup wanita di seluruh dunia. Gejala utama dari sindrom vasomotor (VMS) adalah rasa panas dalam...
Early vs Late Pemberian Nutrisi Parenteral pada Pasien Critical Ill, Kapankah Waktu yang Tepat? Critical ill memicu terjadinya anoreksia dan ketidakmampuan untuk makan secara normal, kondisi ini menyebabkan terjadinya defisiensi nutrisi, hilangny...
Allergen Immunotherapy Bermanfaat Memperbaiki Gejala Rhinoconjungtivitis Alergi Rhinoconjungtivitis alergi adalah penyakit peradangan kronik pada hidung, rongga sinus, dan pada konjungtiva dengan gejala berupa hidung tersumbat, hi...

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.