Oleh Admin Kalbe Medical pada January 06, 2017 07:30

Obat Antihipertensi dapat Membantu Menurunkan Risiko Glaukoma, Benarkah?

Kondisi hipertensi yang diidap oleh pasien ternyata dapat meningkatkan risiko pasien menderita glaukoma. Glaukoma sendiri merupakan suatu kondisi yang heterogen, yang memiliki bentuk klinis yang sama namun bisa disebabkan oleh hal yang berbeda-beda. Penyebab tersering glaukoma adalah proses terbentuknya neovaskularisasi akibat retinopati diabetikum atau oklusi vena retina. Secara logis, dengan memberikan terapi pada kondisi hipertensi yang dialaminya, maka nantinya mengurangi risiko retinopati diabetikum atau oklusi vena retina, sehingga dapat membantu mengurangi glaukoma yang diakibatkan oleh kondisi tersebut.

Disampaikan oleh dr. Anna Horwitz (University of Copenhagen) diperlukan suatu kesadaran bahwa pemberian obat antihipertensi pada pasien tersebut dapat mencegah terjadinya glaukoma. Beberapa tipe obat antihipertensi justru dapat memberikan efek protektif yang lebih baik dibandingkan lainnya. Diperkirakan bahwa obat antiadrenergik yang memiliki efek protektif yang paling tinggi.

   
Dr. Horwitz dan kolega menganalisis data dari populasi Denmark berusia 40 s/d 95 tahun dari tahun 1992 sampai 2012, melibatkan lebih dari 2,6 juta orang. Mereka menggunakan the National Danish Registry of Medicinal Products Statistics untuk mengidentifikasi resep yang telah diklaim untuk glaukoma dan obat antihipertensi. Dari sana mereka menemukan kaitan bahwa walaupun hipertensi memiliki kaitan erat dengan munculnya glaukoma, namun dengan terapi antihipertensi dapat menunda perkembangan dari penyakit glaukoma tersebut. Semua jenis obat antihipertensi yang diberikan kecuali vasodilator (seperti hydralazine) diperkirakan memiliki efek protektif.

   
Menilik kembali pada studi tersebut, dalam periode studi dilakukan, didapatkan bahwa 739.494 pasien yang diberikan terapi antihipertensi, 5,8% diantaranya mulai diterapi dengan pengobatan glaukoma, dibandingkan dengan 1,3% pasien yang tidak diberikan terapi antihipertensi. Selain itu, 32,1% pasien glaukoma diberikan terapi antihipertensi selama periode tersebut. Angka glaukoma di antara individu yang diberikan antihipertensi menjadi 0,81 kasus per 100 orang-tahun, jika dibandingkan dengan angka 0,19 kasus per 100-tahun di antara individu yang tidak diterapi dengan antihipertensi. Namun, mereka juga menekankan bahwa risiko munculnya penyakit ini juga meningkat seiring usia dan bahwa dengan terapi antihipertensi dapat mengurangi perkembangan menjadi glaukoma sekitar 43%.

   
Berdasarkan risiko glaukoma yang semakin tinggi yang dijumpai pada pasien hipertensi, jumlah pasien yang dirujuk ke ahli mata haruslah lebih besar dibandingkan sebelumnya, terutama pada pasien yang berisiko tinggi menderita glaukoma (contoh: pasien dengan riwayat keluarga glaukoma). Hasil dari temuan ini sebaiknya dikonfirmasi lagi oleh studi selanjutnya di masa yang akan datang. (PMD)


Image : Ilustrasi
Referensi:
Hand L. Antihypertensive medications may have protective effect against developing glaucoma [Internet]. 2016 [cited 2016 Dec 27]. Available from: http://www.medscape.com/viewarticle/873130

Related Articles

Panduan Terbaru ADA 2017 Berfokus pada Pasien secara Holistik Panduan terbaru dari the American Diabetes Association 2017 Standards of Medical Care memberikan suatu fokus baru terhadap penilaian sosial, psikologi...
Peranan Krill Oil (Minyak Krill) pada Fungsi Kognitif Lansia Krill merupakan sebutan untuk spesies laut dari golongan Euphausiacea yang merupakan plankton sejenis-udang yang menghasilkan minyak krill. Minyak kri...
Berhenti Merokok dan Risiko Kardiovaskuler Merokok adalah salah satu kebiasaan buruk yang sangat merugikan kesehatan karena berkaitan dengan banyak penyakit degeneratif seperti penyakit jantung...
Manfaat Statin terhadap Pencegahan Atrial Fibrillation Atrial fibrillation (AF) merupakan varian aritmia jantung yang paling umum terjadi dan bermakna signifikan secara klinis. Angka kejadian AF pada pasie...
Obat Antisense Inhibitor sebagai Obat Penurun Trigliserida Volanesorsen (sebelumnya dikenal dengan ISIS-APOCIIIRx) adalah suatu obat antisense yang dibuat untuk menurunkan kadar trigliserida dengan menargetkan...

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.